Skema KUR BRI Rp45 Juta UMKM Lengkap Syarat Pengajuan Februari 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 09:06:06 WIB
Skema KUR BRI Rp45 Juta UMKM Lengkap Syarat Pengajuan Februari 2026

JAKARTA - Mengambil pinjaman usaha bukan hanya soal mendapatkan dana cepat, tetapi juga tentang kemampuan mengelola cicilan agar tidak mengganggu keberlangsungan bisnis. 

Pada Februari 2026, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dengan plafon Rp45 juta kembali menjadi opsi favorit bagi pelaku UMKM karena menawarkan bunga rendah serta tidak mensyaratkan agunan tambahan. Meski terlihat menarik, memahami skema cicilan secara menyeluruh tetap menjadi langkah penting sebelum mengajukan pembiayaan.

Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia terus memperluas akses pembiayaan mikro dengan tenor fleksibel. Program ini ditujukan untuk pelaku usaha produktif yang telah berjalan minimal enam bulan. 

Informasi mengenai cicilan KUR BRI Rp45 juta perlu dicermati agar pelaku UMKM tidak salah perhitungan dan tetap mampu menjaga arus kas usaha tetap sehat.

Bagi UMKM di Bangka Belitung maupun daerah lain, KUR BRI sering menjadi sumber modal utama untuk mengembangkan usaha. Namun, keputusan mengajukan pinjaman harus didasarkan pada perhitungan matang, bukan semata-mata tergiur cicilan ringan.

Skema KUR BRI Rp45 Juta Februari 2026

Mengacu pada laman resmi kur.bri.co.id, pinjaman Rp45 juta masuk dalam kategori KUR Mikro dengan plafon maksimal Rp100 juta tanpa agunan. Program ini ditujukan bagi pelaku usaha yang telah memiliki usaha produktif dan aktif minimal enam bulan. 

Meski tidak mensyaratkan jaminan tambahan, BRI tetap melakukan analisis kelayakan usaha serta kemampuan bayar calon debitur sebelum memberikan persetujuan kredit.

KUR Mikro BRI menyediakan tenor pinjaman hingga 60 bulan atau lima tahun. Fleksibilitas tenor ini memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk menyesuaikan cicilan dengan kondisi keuangan usaha. 

Dengan bunga 6 persen efektif per tahun, skema KUR dirancang agar tetap terjangkau bagi usaha skala mikro dan kecil yang membutuhkan tambahan modal.

Pilihan tenor yang tersedia memungkinkan pelaku usaha menentukan strategi pembayaran yang paling sesuai, baik untuk modal kerja jangka pendek maupun investasi usaha jangka menengah.

Simulasi Cicilan KUR BRI Rp45 Juta Terbaru

Sebagai gambaran awal sebelum mengajukan pinjaman, berikut estimasi cicilan KUR BRI Rp45 juta Februari 2026 dengan bunga 6 persen efektif per tahun:

Tenor 12 bulan sebesar Rp3.893.704 per bulan
Tenor 18 bulan sebesar Rp2.640.824 per bulan
Tenor 24 bulan sebesar Rp2.014.766 per bulan
Tenor 36 bulan sebesar Rp1.389.469 per bulan
Tenor 48 bulan sebesar Rp1.077.581 per bulan
Tenor 60 bulan sebesar Rp891.054 per bulan

Tenor 60 bulan memang menghasilkan cicilan paling ringan setiap bulannya. Namun, konsekuensinya adalah total bunga yang dibayarkan menjadi lebih besar karena masa kredit yang lebih panjang. 

Oleh karena itu, pelaku UMKM tidak disarankan hanya melihat nominal cicilan bulanan, tetapi juga mempertimbangkan total kewajiban hingga kredit lunas.

Menyesuaikan tenor dengan omzet dan laba bersih bulanan menjadi kunci agar cicilan tidak membebani keuangan usaha. Idealnya, cicilan berada pada batas aman agar usaha tetap memiliki ruang untuk berkembang.

Alasan KUR Rp45 Juta Banyak Dipilih UMKM

Plafon Rp45 juta dinilai ideal bagi usaha mikro yang sedang berada pada fase pengembangan. Dana tersebut cukup untuk menambah stok barang, membeli peralatan produksi, atau memperluas jangkauan pemasaran. 

Di Bangka Belitung, pinjaman KUR dengan nominal ini banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha sektor kuliner, perdagangan kecil, dan jasa.

Tambahan modal dari KUR dapat langsung berdampak pada peningkatan kapasitas usaha jika dikelola secara tepat. Namun, tanpa perencanaan yang matang, pinjaman justru berpotensi menjadi beban keuangan. Oleh sebab itu, pelaku UMKM perlu memastikan bahwa dana KUR digunakan sepenuhnya untuk kegiatan produktif.

Pengelolaan modal yang disiplin akan membantu usaha tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Syarat Pengajuan KUR Mikro BRI 2026

Sebelum mengajukan pinjaman KUR, calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya adalah warga negara Indonesia, memiliki usaha produktif dan aktif minimal enam bulan, tidak sedang menerima kredit produktif lain, serta memiliki dokumen identitas berupa KTP, KK, dan surat keterangan usaha.

Ketentuan umum KUR Mikro BRI meliputi plafon maksimal Rp100 juta, tenor maksimal tiga tahun untuk kredit modal kerja dan lima tahun untuk kredit investasi, bunga 6 persen efektif per tahun, serta bebas biaya administrasi dan provisi. 

Kelengkapan dokumen menjadi faktor penting agar proses pengajuan berjalan lancar dan cepat diproses oleh pihak bank.

Pelaku UMKM disarankan memastikan seluruh dokumen telah sesuai agar tidak terjadi kendala saat proses verifikasi.

Cara Mengajukan KUR BRI Februari 2026

Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan melalui dua jalur, yakni online dan offline. Secara online, calon debitur dapat mengakses laman resmi kur.bri.co.id, mengisi formulir pengajuan, mengunggah dokumen yang diperlukan, dan menunggu proses verifikasi dari pihak bank.

Sementara itu, jalur offline dilakukan dengan mendatangi kantor cabang BRI terdekat sambil membawa dokumen lengkap. Melalui jalur ini, calon debitur dapat berkonsultasi langsung dengan petugas bank mengenai kelayakan usaha dan skema kredit yang paling sesuai. 

Bagi pelaku UMKM di Belitung, jalur offline sering dianggap lebih efektif karena memungkinkan komunikasi langsung dan penjelasan lebih detail.

Risiko Kredit yang Perlu Dipahami UMKM

Sebelum mengajukan KUR Rp45 juta, pelaku UMKM perlu memahami sejumlah risiko kredit. Cicilan yang macet dapat memengaruhi riwayat kredit dan berpotensi membuat nama debitur masuk dalam daftar SLIK OJK. Kondisi ini dapat menyulitkan pengajuan pinjaman di masa depan.

Selain itu, cicilan yang terlalu besar dapat menekan arus kas usaha dan mengganggu operasional harian. Oleh karena itu, pinjaman hanya dikatakan sehat apabila cicilan berada pada kisaran maksimal 30 hingga 35 persen dari laba bersih bulanan usaha.

Strategi Aman Agar KUR Tidak Menjadi Beban

Agar KUR benar-benar membantu perkembangan usaha, pelaku UMKM perlu menerapkan strategi yang tepat. Menghitung omzet dan laba bersih secara jujur menjadi langkah awal sebelum menentukan tenor pinjaman. Pemilihan tenor harus disesuaikan dengan kemampuan riil usaha, bukan semata-mata mengejar cicilan kecil.

Dana pinjaman sebaiknya digunakan hanya untuk keperluan usaha dan bukan konsumsi pribadi. Menyisihkan dana cicilan sejak awal serta menyiapkan dana darurat juga penting untuk mengantisipasi kondisi tak terduga. Dengan perencanaan matang, KUR dapat menjadi alat penguat usaha, bukan sumber tekanan keuangan.

Disclaimer: Informasi simulasi dan ketentuan di atas bersumber dari data resmi BRI dan kebijakan KUR 2026 yang berlaku per Februari. Besaran cicilan dapat berubah sesuai hasil analisis bank dan kebijakan terbaru. Persetujuan kredit sepenuhnya menjadi kewenangan pihak bank.

Terkini