JAKARTA - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengumumkan penemuan minyak baru melalui sumur eksplorasi Cenako-1 Twin di blok South CPP, Riau, Sumatera.
Temuan ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
Direktur Utama ENRG, Syailendra S. Bakrie, menyatakan, “Kami informasikan bahwa PT Energi Mega Persada Tbk (EMP/perseroan) melalui anak usahanya, PT EMP Tunas Energi, telah berhasil mendapatkan temuan minyak baru dari sumur eksplorasi Cenako-1 Twin, yang merupakan bagian dari blok South CPP di Riau, Sumatera. Pengeboran sumur eksplorasi tersebut dilakukan hingga mencapai kedalaman 2.475 kaki (754 meter).”
Penemuan ini menunjukkan bahwa potensi hidrokarbon di wilayah Riau masih cukup besar dan belum sepenuhnya dimanfaatkan. Kegiatan eksplorasi di blok South CPP mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendukung ketahanan energi nasional dengan menambah cadangan minyak yang dapat diolah menjadi sumber energi.
Analisis Cadangan dan Rencana Eksplorasi Lanjutan
Berdasarkan hasil uji sumur dan analisis awal bawah permukaan per 17 Maret 2026, struktur Cenako diperkirakan memiliki kandungan minyak di tempat (original oil in place) sekitar 15,6 juta barel.
Meskipun angka ini masih bersifat estimasi awal, perseroan menegaskan akan dilakukan langkah lanjutan untuk mengonversi potensi tersebut menjadi cadangan komersial.
Perseroan merencanakan akuisisi data seismik tambahan serta pengeboran tiga sumur baru untuk memastikan cadangan dapat diproduksi secara komersial. Dari pengembangan lanjutan ini, potensi produksi diperkirakan mencapai 500 barel per hari.
“Perseroan akan berusaha untuk mempercepat konversi atas temuan tersebut menjadi produksi komersial untuk menambah nilai bagi seluruh pemangku kepentingan kami,” ujar Syailendra.
Dengan strategi ini, ENRG berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan return bagi investor dan pemangku kepentingan.
Pemanfaatan Sumur Gas Bentu-2 untuk Produksi Nasional
Selain temuan minyak, ENRG juga melaporkan keberhasilan anak usahanya, EMP Bentu Limited, dalam mengaktifkan kembali sumur gas Bentu-2 yang sebelumnya berstatus idle. Sumur ini belum pernah diproduksikan sebelumnya dan kini menjadi sumber tambahan energi bagi pasar domestik.
“Sebelumnya, sumur Bentu-2 merupakan sumur idle yang belum pernah diproduksikan. Namun dengan menyelesaikan pekerjaan pembangunan pipa produksi pada Desember 2025, dilanjutkan dengan pekerjaan workover pada Februari sampai dengan pertengahan Maret 2026, Perseroan kemudian telah berhasil mengaktifkan kembali dan memproduksikan gas dari sumur tersebut,” jelas Syailendra.
Upaya ini menegaskan efisiensi ENRG dalam pengelolaan aset serta komitmen perusahaan untuk mendukung produksi gas nasional. Aktivasi kembali sumur Bentu-2 menjadi bukti nyata pemanfaatan sumber daya energi yang ada dengan investasi terkendali namun berdampak signifikan.
Hasil Pengujian Aliran Gas dan Potensi Produksi
Hasil pengujian aliran gas pada sumur Bentu-2 menunjukkan kapasitas produksi sekitar 5 juta kaki kubik per hari. Proyeksi total produksi dari lapangan Bentu diperkirakan mencapai 15 juta kaki kubik per hari.
Syailendra menekankan, pencapaian ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional. Selain itu, pemanfaatan sumur gas idle menjadi contoh optimalisasi aset yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi perseroan dan pemangku kepentingan.
Keberhasilan ini juga mendukung diversifikasi portofolio energi ENRG, yang kini tidak hanya berfokus pada minyak mentah, tetapi juga memanfaatkan sumber energi gas untuk memenuhi kebutuhan domestik. Hal ini sekaligus memperkuat posisi ENRG dalam industri energi nasional yang kompetitif.
Kontribusi Terhadap Ketahanan Energi Nasional dan Prospek Masa Depan
Penemuan minyak baru di Cenako-1 Twin dan reaktivasi sumur gas Bentu-2 menegaskan posisi strategis ENRG dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.
Dengan potensi cadangan 15,6 juta barel dan kapasitas produksi gas tambahan, perusahaan diharapkan dapat mendukung kebutuhan energi nasional sekaligus menambah nilai bagi pemegang saham.
Langkah lanjutan, termasuk akuisisi data seismik, pengeboran tambahan, serta percepatan konversi ke tahap produksi komersial, akan memastikan temuan ini berkontribusi signifikan terhadap cadangan nasional. Strategi ini mencerminkan sinergi antara efisiensi operasional dan tanggung jawab terhadap energi nasional.
Dengan fokus pada optimalisasi aset, pemanfaatan sumur idle, dan pengembangan sumur eksplorasi baru, ENRG menunjukkan komitmen jangka panjang dalam mendukung ketahanan energi, memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, dan memastikan keberlanjutan operasional.
Temuan ini menjadi momentum bagi ENRG untuk memperkuat portofolio produksi, meningkatkan cadangan hidrokarbon, dan berkontribusi pada stabilitas energi nasional.
Ke depan, kombinasi minyak dan gas dari blok South CPP dan lapangan Bentu dapat menjadi model pengembangan energi yang efisien dan berkelanjutan.