Pemerintah Singapura Yakin Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:57:31 WIB
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong.

JAKARTA - Pemerintah Singapura menilai fundamental ekonomi jangka panjang Indonesia tetap kuat dan menarik bagi para pelaku usaha, meskipun pasar keuangan domestik baru-baru ini mengalami volatilitas.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Gan Kim Yong, saat menanggapi prospek daya tarik pasar dan keberlanjutan arus investasi ke Indonesia.

"Para pengusaha Singapura tetap memiliki minat yang kuat terhadap Indonesia. Saya pikir kami bisa terus melihat investasi mengalir ke Indonesia," kata Yong dalam konferensi pers bersama Menteri Koordinator bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, "Dalam jangka panjang, fundamental Indonesia tetap sangat kuat, sangat menarik, sebagai tempat yang memiliki banyak sumber daya, banyak tenaga kerja, dan banyak peluang."

Yong mengakui bahwa Indonesia, seperti negara lainnya, akan terus menghadapi tantangan akibat dinamika ekonomi global. Namun, ia optimis masa depan kerja sama kedua negara akan tetap menjanjikan melalui kolaborasi yang solid.

Realisasi investasi Singapura ke Indonesia tercatat menunjukkan tren kuat dengan kontribusi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai sekitar 17,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp314,9 triliun.

Kedua negara kini berfokus pada langkah strategis, seperti transformasi kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) menjadi pusat digital, serta perluasan Kawasan Industri Kendal hingga 1.000 hektare.

"Secara keseluruhan, hasil pertemuan hari ini mencerminkan kemitraan (kedua negara) yang berkembang seiring waktu—kemitraan yang responsif terhadap tantangan baru dan berlandaskan visi bersama untuk menciptakan kawasan yang tumbuh, tangguh, dan berkelanjutan," ujar Yong.

Terkini