Bank Mestika Optimistis Masuk KBMI 2 Sebelum 2028

Rabu, 10 Juni 2026 | 00:45:01 WIB
Bank Mestika menargetkan masuk KBMI 2 sebelum 2028 dengan modal inti Rp5,38 triliun.

JAKARTA - PT Bank Mestika Dharma Tbk menargetkan dapat naik kelas menjadi bagian dari kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 2 sebelum tahun 2028. Target tersebut didukung oleh pertumbuhan kinerja yang dijaga tetap sehat dan berkelanjutan.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global sepanjang 2025, Presiden Direktur Bank Mestika Achmad S. Kartasasmita mengatakan perseroan tetap mampu mempertahankan kinerja yang solid dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang disiplin.

Berbekal capaian tersebut, perseroan optimistis dapat masuk ke kategori KBMI 2 dalam dua tahun ke depan. Target itu didorong oleh penguatan permodalan, pengembangan layanan digital, serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

"Kami tetap menunjukkan kinerja yang solid dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang disiplin," ujar Achmad dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).

Hingga akhir 2025, modal inti Bank Mestika tercatat sebesar Rp5,38 triliun. Dengan demikian, perseroan masih membutuhkan tambahan sekitar Rp680 miliar untuk memenuhi batas minimum modal inti KBMI 2.

Dari sisi bisnis, penyaluran kredit Bank Mestika tumbuh 3,65 persen secara tahunan menjadi Rp11,22 triliun. Menurut Achmad, pertumbuhan tersebut mencerminkan strategi perusahaan yang berfokus pada kualitas aset dan ekspansi yang selektif.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 6,85 persen secara tahunan menjadi Rp10,99 triliun. Selain itu, ekuitas perusahaan tercatat naik 7,12 persen sepanjang 2025.

Meski demikian, laba bersih Bank Mestika turun 21 persen secara tahunan menjadi Rp320 miliar. Penurunan tersebut terjadi seiring langkah perusahaan memperkuat pencadangan guna menjaga kualitas aset di tengah tantangan ekonomi.

Achmad menegaskan kondisi likuiditas dan permodalan perseroan tetap berada pada level yang kuat. Berbagai rasio keuangan juga masih terjaga jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan regulator.

Untuk memperkuat penghimpunan dana masyarakat, Bank Mestika terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi MIND yang diluncurkan pada 2025. Saat ini perusahaan masih mengevaluasi efektivitas aplikasi tersebut dalam menarik nasabah baru, khususnya dari kalangan usia muda.

"Kalau dibandingkan bank lain, MIND sudah cukup bersaing atau tidak, saat ini kami sedang menganalisa apakah MIND ini bisa meningkatkan jumlah nasabah baru terutama yang berusia muda," kata Achmad.

Ke depan, Bank Mestika berharap dapat meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui layanan perbankan berbasis teknologi yang profesional serta mengedepankan prinsip keuangan berkelanjutan.

Terkini