Lulusan Jurnalistik Berkarier di Perbankan, Begini Cerita Fidya

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:58:02 WIB
Ilustrasi Bekerja Di perbankan.

JAKARTA - Perjalanan karier seseorang tidak selalu berjalan linier sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Hal itulah yang dialami oleh Fidya Mileniar, seorang lulusan Manajemen Berita dari Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta.

Saat ini, perempuan berusia 26 tahun tersebut justru menjalani profesi sebagai pegawai Bank Negara Indonesia (BNI) di Banjarnegara, Jawa Tengah. Bidang ini tentu jauh berbeda dari dunia jurnalistik yang ia tekuni di bangku kuliah.

Semasa sekolah, Fidya sangat berminat pada dunia jurnalistik. Ia membayangkan dirinya menjadi seorang reporter atau pembawa berita yang dapat bertemu banyak orang dan berbagi informasi bermanfaat.

"Menurut aku, waktu itu menjadi orang yang membawa berita terlihat keren. Bisa mengeksplor banyak hal, bertemu banyak orang, dan memberikan informasi yang bermanfaat," ujar Fidya, kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2026).

Setelah lulus, Fidya melihat peluang kerja yang lebih besar di sektor perbankan. Selain itu, sebagai anak terakhir, ia ingin tetap berada dekat dengan orang tua di Banjarnegara, sehingga ia memutuskan mengambil kesempatan tersebut.

Meskipun bidangnya berbeda, Fidya merasa ilmu jurnalistiknya tetap relevan. Kemampuan komunikasi dan mengolah informasi sangat membantunya dalam menyusun konten edukasi bagi para nasabah agar mudah dipahami.

"Buat konten itu sebenarnya ada prosesnya juga. Kami harus memikirkan ide, konsep, sampai bagaimana pesan yang ingin disampaikan bisa diterima nasabah," kata Fidya.

Fidya sempat merasa khawatir dan bertanya-tanya apakah ia salah jurusan di awal kariernya. Namun, seiring berjalannya waktu, ia menyadari bahwa ilmu yang didapat di bangku kuliah tetap memiliki nilai guna.

"Awalnya sempat berpikir, apakah aku salah jurusan? Tapi ternyata ilmu yang didapatkan tetap berguna. Hanya penerapannya yang berbeda," tuturnya.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk mempelajari hal baru adalah kunci utama dalam dunia kerja saat ini.

"Banyak hal yang awalnya terasa sulit, tetapi kalau mau belajar dan berlatih, lama-lama kami bisa terbiasa," ujarnya.

Terkini