Mendagri Imbau Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia Gerakkan Ekonomi

Senin, 15 Juni 2026 | 20:49:02 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan surat edaran (SE) agar kepala daerah memfasilitasi dan menginisiasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 sesuai kondisi serta kemampuan daerah masing-masing.

Melalui surat bernomor 400.2.7/4657/SJ tertanggal 14 Juni 2026, Tito mengimbau gubernur dan bupati/wali kota untuk menyiapkan lokasi strategis dan ruang publik guna menggelar nobar.

"Saya sudah membuat SE untuk menjadi landasan rekan-rekan kepala daerah dalam membuat kebijakan, turunannya, termasuk edaran kepada camat dan kepala desa untuk membuat nobar. Ini lumayan dari 11 Juni sampai 19 Juli," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta. 

Dalam SE tersebut, kepala daerah diminta mengerahkan perangkat daerah untuk memberikan dukungan sarana, pengaturan lalu lintas, kebersihan, hingga dukungan teknis. 

Selain itu, kegiatan ini harus dikoordinasikan dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) guna menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Tito berharap partisipasi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, dunia usaha, BUMD, dan komunitas kepemudaan dalam kegiatan nobar dapat menggerakkan perekonomian lokal.

"Piala Dunia ini momentum bagi kami, pemerintah pusat maupun seluruh pemerintah daerah (pemda), untuk memberikan hiburan sehat kepada masyarakat. Kalau ada nobar, otomatis masyarakat kumpul, di situ ada dorongan untuk UMKM bergerak," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, mengapresiasi inisiatif tersebut. Berdasarkan simulasinya, kegiatan nobar yang melibatkan 5.864 venue aktif selama 50 malam efektif berpotensi menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 2,34 triliun atau sekitar Rp 46,91 miliar per malam.

Terkini