Harga BBM Pertamina Jenis Nonsubsidi Mengalami Kenaikan

Minggu, 21 Juni 2026 | 16:38:01 WIB
Ilustrasi Pom Bensin.

JAKARTA - Informasi mengenai daftar harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina terbaru pada hari Minggu, 21 Juni 2026. PT Pertamina (Persero) mengonfirmasi telah melakukan penyesuaian untuk nominal jual beberapa varian BBM jenis nonsubsidi mulai Juni 2026.

Langkah berkala ini diambil oleh PT Pertamina Patra Niaga yang memutuskan menaikkan harga BBM nonsubsidi untuk produk Pertamax beserta Pertamax Green 95 semenjak hari Rabu, 10 Juni 2026 yang lalu.

Merujuk data resmi dari situs Pertamina, nilai jual Pertamax khusus area dengan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk wilayah DKI Jakarta serta sekitarnya, kini berada di angka Rp16.250 per liter dari yang tadinya Rp12.300 per liter.

Sementara itu, untuk varian Pertamax Green 95 disesuaikan menjadi Rp17.000 per liter, melesat naik dari posisi sebelumnya yang dipatok senilai Rp12.900 per liter.

Di sisi lain, untuk varian Pertamax Turbo (RON 98) dilaporkan tidak memiliki perubahan dan dipasarkan konstan senilai Rp20.750 per liter. Pola yang sama terjadi pada jenis Dexlite yang bertahan pada posisi Rp23.000 per liter serta Pertamina Dex senilai Rp24.800 per liter.

Untuk BBM dengan skema subsidi pemerintah seperti varian Pertalite dipastikan tetap dijual sebesar Rp10.000 per liter dan produk Bio Solar senilai Rp6.800 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun memaparkan bahwa langkah penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini dijalankan sebagai wujud penerapan tata kelola energi nasional.

Kebijakan tersebut memiliki target strategis guna menjaga keseimbangan kestabilan bisnis bursa energi, meningkatkan kualitas operasional pelayanan, sekaligus menjamin kepastian pasokan bahan bakar untuk publik.

Berikut merupakan daftar lengkap mengenai rincian nominal jual produk BBM milik Pertamina di SPBU seluruh Indonesia hari ini:

Untuk kawasan Aceh bersama Sumatera Utara, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp21.200 per liter, Dexlite seharga Rp23.500 per liter, Pertamina Dex seharga Rp25.350 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Sedangkan di Free Trade Zone (FTZ) Sabang, Pertalite dipatok Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp15.250 per liter, Dexlite seharga Rp21.550 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Selanjutnya di area Sumatera Barat, Riau, beserta Kepulauan Riau, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp21.650 per liter, Dexlite seharga Rp24.000 per liter, Pertamina Dex seharga Rp25.900 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Untuk wilayah FTZ Batam, Pertalite dipasarkan Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp15.500 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp19.700 per liter, Dexlite seharga Rp21.850 per liter, Pertamina Dex seharga Rp23.550 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Di daerah Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, hingga Lampung, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp21.200 per liter, Dexlite seharga Rp23.500 per liter, Pertamina Dex seharga Rp25.350 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Sementara di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp20.750 per liter, Pertamax Green 95 seharga Rp17.000 per liter, Dexlite seharga Rp23.000 per liter, Pertamina Dex seharga Rp24.800 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Untuk regional Bali, Nusa Tenggara Barat, beserta Nusa Tenggara Timur, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp20.750 per liter, Dexlite seharga Rp23.000 per liter, Pertamina Dex seharga Rp24.800 per liter, Solar seharga Rp6.800 per liter, serta Biosolar Nonsubsidi khusus NTT senilai Rp22.900 per liter.

Di pulau Kalimantan meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp21.200 per liter, Dexlite seharga Rp23.500 per liter, Pertamina Dex seharga Rp25.350 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Sedangkan bagi Kalimantan Selatan beserta Kalimantan Utara, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp21.650 per liter, Dexlite seharga Rp24.000 per liter, Pertamina Dex seharga Rp25.900 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Untuk wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Barat, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp21.200 per liter, Dexlite seharga Rp23.500 per liter, Pertamina Dex seharga Rp25.350 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Pada wilayah Maluku beserta Maluku Utara, Pertalite dipatok Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.650 per liter, Dexlite seharga Rp23.500 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Di pulau Papua, Pertalite dihargai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo seharga Rp21.200 per liter, Dexlite seharga Rp23.500 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Bagi daerah Papua Barat dan Papua Barat Daya, Pertalite senilai Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.650 per liter, Dexlite seharga Rp23.500 per liter, Pertamina Dex seharga Rp25.350 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Terakhir untuk kawasan Papua Selatan, Papua Tengah, beserta Papua Pegunungan, Pertalite dipasarkan Rp10.000 per liter, Pertamax seharga Rp16.650 per liter, Dexlite seharga Rp23.500 per liter, dan Solar seharga Rp6.800 per liter.

Terkini