Kisah Ayah yang Besarkan 6 Anak Sendiri Jadi Sejarah Hari Ayah

Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48:31 WIB
Ilustrasi Ayah Menggendong Anaknya.

JAKARTA - Hari Ayah yang diperingati setiap Minggu ketiga bulan Juni ternyata berawal dari kisah seorang anak yang ingin menghormati ayahnya. Sosok ayah tersebut membesarkan enam anak seorang diri setelah sang istri meninggal dunia.

Cerita penuh perjuangan tersebut yang kemudian melahirkan peringatan Hari Ayah yang kini dikenal di berbagai negara. Pada 2026, Hari Ayah diperingati pada Minggu (21/6/2026) di banyak negara yang mengikuti tradisi Amerika Serikat.

Beberapa negara yang mengikuti tradisi tersebut termasuk India, Kanada, dan Inggris. Sejarah Hari Ayah ini tidak lepas dari nama Sonora Smart Dodd, seorang perempuan asal negara bagian Washington, Amerika Serikat.

Dodd mengusulkan adanya Hari Ayah pada 1909 setelah mendengar khotbah tentang Hari Ibu. Ia merasa para ayah juga layak mendapatkan penghargaan tinggi atas pengorbanan dan dedikasi mereka dalam membesarkan anak.

Inspirasi itu datang dari ayahnya sendiri, William Jackson Smart, seorang veteran Perang Saudara Amerika yang membesarkan enam anak seorang diri. Dodd mulai mengampanyekan hari khusus ini karena terstruktur oleh keteguhan ayahnya sebagai orangtua tunggal.

Upaya Dodd akhirnya membuahkan hasil nyata. Perayaan Hari Ayah pertama yang diakui secara luas berlangsung pada 19 Juni 1910 di Spokane, Washington.

Meski demikian, perjalanan Hari Ayah untuk mendapatkan pengakuan resmi tidak berlangsung cepat. Hari Ayah sempat menghadapi penolakan selama bertahun-tahun karena dianggap terlalu bersifat komersial.

Gagasan tersebut menyebar secara perlahan dan membutuhkan waktu puluhan tahun sebelum akhirnya diakui secara nasional di Amerika Serikat. Pengakuan resmi baru datang beberapa dekade kemudian dari pemerintah.

Presiden Amerika Serikat Lyndon B. Johnson pada 1966 mengeluarkan proklamasi yang menetapkan Minggu ketiga bulan Juni sebagai Hari Ayah. Enam tahun setelahnya, Presiden Richard Nixon menandatangani undang-undang resmi.

Regulasi pada 1972 tersebut menjadikan Hari Ayah sebagai hari peringatan nasional permanen di Amerika Serikat. Keputusan Nixon membuat Hari Ayah resmi menjadi hari libur nasional lebih dari 60 tahun sejak perayaan pertama.

Seiring waktu, Hari Ayah berkembang menjadi momen untuk menghargai peran ayah dalam keluarga dan masyarakat. Peringatan ini tidak hanya ditujukan bagi ayah kandung, tetapi juga kakek, ayah tiri, hingga wali.

Hari Ayah menjadi kesempatan bagi keluarga untuk mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan, perlindungan, dan arahan figur ayah. Makna Hari Ayah melampaui kartu ucapan dan hadiah fisik.

Meski banyak negara memperingati Hari Ayah pada Minggu ketiga Juni, tradisinya tidak sama di seluruh dunia. Beberapa negara memiliki tanggal perayaan yang berbeda sesuai kebudayaan mereka.

Spanyol merayakan Hari Ayah setiap 19 Maret yang bertepatan dengan Hari Santo Yosef. Australia memperingatinya pada Minggu pertama September, sedangkan Brasil merayakannya pada Minggu kedua Agustus.

Meski tanggalnya berbeda-beda, makna Hari Ayah tetap sama di mana-mana. Peringatan ini menghormati kontribusi serta peran figur ayah dalam membentuk kehidupan keluarga serta generasi berikutnya.

Terkini