Update Harga Pangan Nasional Hari Ini Saat Cabai Rawit Masih Mahal

Senin, 06 Juli 2026 | 01:39:32 WIB
Ilustrasi Cabai Rawit.

JAKARTA - Pergerakan nilai jual sejumlah komoditas pangan strategis berskala nasional terpantau masih berjalan fluktuatif pada pembukaan awal pekan.

Berdasarkan hasil pemantauan terpadu Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional besutan Bank Indonesia, produk cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan nilai jual tertinggi pada lini pedagang eceran.

Rekaman data per Senin pagi memperlihatkan bahwa harga cabai rawit merah sudah menyentuh Rp62.100 per kilogram.

Nominal tersebut terhitung masih jauh lebih tinggi apabila disandingkan dengan pasokan komoditas hortikultura sejenis seperti halnya cabai merah besar maupun varian cabai merah keriting.

Bertahannya harga tinggi pada komoditas cabai rawit merah dinilai berpotensi memberi beban tambahan bagi pos pengeluaran anggaran rumah tangga, terkhusus bagi kalangan masyarakat yang menjadikannya sebagai bahan pokok konsumsi harian.

Di samping kelompok cabai, nilai jual untuk komoditas bawang merah juga terpantau masih bertahan pada level yang cukup tinggi, yakni di angka Rp47.800 per kilogram, sedangkan untuk pasokan bawang putih eceran kini bertengger pada nominal Rp44.100 per kilogram.

Untuk kelompok komoditas cabai lainnya, harga cabai merah besar saat ini menyentuh Rp50.500 per kilogram, lalu jenis cabai merah keriting berada di angka Rp50.900 per kilogram, serta pasokan cabai rawit hijau dipasarkan senilai Rp49.750 per kilogram.

Beralih pada sektor komoditas bahan pangan pokok, pergerakan harga beras secara umum dinilai relatif stabil di mana pasokan beras kualitas bawah I bertengger pada Rp14.700 per kilogram dan komoditas beras kualitas bawah II berada di nominal Rp14.500 per kilogram.

Sementara itu, untuk produk beras kualitas medium I kini diperdagangkan senilai Rp16.350 per kilogram diikuti varian medium II pada angka Rp16.150 per kilogram, sedangkan pada kelas premium, harga beras kualitas super I menyentuh Rp17.650 per kilogram dan kualitas super II senilai Rp17.100 per kilogram.

Lini komoditas sumber protein hewani juga memperlihatkan tren harga yang masih tergolong cukup tinggi di mana produk telur ayam ras kini bertengger di harga Rp29.250 per kilogram serta pasokan daging ayam ras segar dipatok pada kisaran nominal Rp36.600 per kilogram.

Pada saat yang sama, harga daging sapi kualitas I terpantau mencapai Rp150.250 per kilogram disusul varian kualitas II yang dijual senilai Rp141.500 per kilogram, menjadikan komoditas daging sapi sebagai salah satu bahan pangan dengan nilai jual tertinggi di pasar eceran domestik.

Untuk sektor komoditas pemanis makanan, produk gula pasir premium didapati bertengger di harga Rp20.250 per kilogram, sedangkan untuk jenis pasokan gula pasir lokal saat ini dipasarkan oleh pedagang senilai Rp19.050 per kilogram.

Pada kelompok kebutuhan minyak goreng, produk minyak goreng curah kini berada pada level Rp20.600 per liter, sementara untuk varian produk minyak goreng kemasan bermerek I dipatok senilai Rp24.250 per liter dan kemasan bermerek II seharga Rp23.400 per liter.

Perkembangan fluktuasi harga bahan pokok menjadi salah satu indikator krusial yang menentukan tingkat daya beli publik sehingga pemantauan berkala sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa menyesuaikan manajemen belanja rumah tangga di tengah dinamika pasar.

Rincian Daftar Harga Pangan Nasional per Senin:

Cabai rawit merah: Rp62.100/kg

Cabai merah keriting: Rp50.900/kg

Cabai merah besar: Rp50.500/kg

Cabai rawit hijau: Rp49.750/kg

Bawang merah: Rp47.800/kg

Bawang putih: Rp44.100/kg

Telur ayam ras: Rp29.250/kg

Daging ayam ras: Rp36.600/kg

Daging sapi kualitas I: Rp150.250/kg

Daging sapi kualitas II: Rp141.500/kg

Gula premium: Rp20.250/kg

Gula lokal: Rp19.050/kg

Minyak goreng curah: Rp20.600/liter

Minyak goreng kemasan I: Rp24.250/liter

Minyak goreng kemasan II: Rp23.400/liter

Terkini