Kontroversi Penunjukan Wasit Argentina untuk Laga Prancis vs Maroko

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:53:01 WIB
FIFA Tunjuk Wasit Argentina di Laga Prancis vs Maroko, Publik Berang [FOTO: NET].

JAKARTA - Media dan pendukung Perancis merasa geram setelah FIFA menunjuk tim wasit asal Argentina untuk memimpin laga babak perempat final Piala Dunia 2026 antara Perancis melawan Maroko. Kontroversi ini mencuat terkait penunjukan Facundo Tello untuk mengadili pertandingan yang akan digelar di Stadion Boston, Foxborough, Amerika Serikat, pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan laporan Diario AS, pertandingan ini tidak hanya dipimpin oleh Facundo Tello, tetapi seluruh perangkat pertandingan mulai dari dua hakim garis, Juan Pablo Belatti dan Gabriel Chade, wasit keempat, Dario Herrera, hingga wasit cadangan, Cristian Navarro, semuanya berasal dari Argentina. 

Keputusan FIFA ini dinilai menyimpang dari kebiasaan menunjuk wasit dari negara netral dengan susunan tim yang beragam. Keputusan tersebut membuat media Perancis, RMC Sport, melontarkan kritik keras dengan menyebut otoritas sepak bola dunia tersebut tidak tahu malu, mengingat Argentina adalah lawan Perancis di final Piala Dunia 2022 dan berpotensi bertemu kembali di final edisi 2026. 

Protes serupa juga disuarakan pendukung Perancis yang khawatir akan potensi bias dalam pertandingan.

Para pendukung beranggapan bahwa penunjukan wasit Argentina bertujuan untuk menyingkirkan Perancis lebih awal.

"Semua wasit untuk pertandingan Prancis berasal dari Argentina, FIFA berupaya segala cara untuk kembali mengatur Piala Dunia demi kemenangan Argentina," ujar salah satu supporter dilansir dari The Times of India.

Namun, anggapan suporter Perancis ini dinilai bias karena pada babak 16 besar antara Argentina melawan Mesir, FIFA menunjuk wasit asal Perancis, Francois Letexier. Kepemimpinan Letexier kala itu memicu perdebatan karena keputusan gol yang dianulir dan penalti yang tidak diberikan. Protes keras pun datang dari pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan.

"Kami tidak melihat adanya rasa hormat ataupun fair play. Gol kedua kami dianulir, lalu insiden yang seharusnya diperiksa VAR untuk penalti kami bahkan tidak dicek sama sekali," kata Hassan.

"Sepertinya ada tekanan dari pihak Argentina kepada wasit yang akhirnya menghasilkan keputusan seperti ini," imbuhnya.

Terkini