Kemlu Sebut D-8 HEI 2026 Fokus Perkuat Rantai Pasok Halal di Global

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:13:31 WIB
D-8 Halal Expo Indonesia 2026.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa gelaran D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 pada pekan ini diarahkan demi memperkokoh ekosistem produksi sekaligus jaringan pasokan produk halal secara global.

“Tujuan utama D-8 Halal Expo Indonesia adalah mendukung penguatan kerangka rantai pasok halal,” kata Direktur Sosial Budaya dan Kemitraan Strategis Kemlu RI Ary Aprianto dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.

Ary menjelaskan, D-8 HEI 2026 diselenggarakan guna membuka kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkokoh sektor halal dari hulu ke hilir. Hal ini mencakup ketersediaan bahan baku, area industri, proses logistik, sampai penyaluran ke konsumen.

Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memicu peningkatan kolaborasi dalam aspek peningkatan mutu, pelatihan, hingga pemanfaatan teknologi bersama yang mempermudah proses pembuatan produk halal, tutur Ary.

Pejabat Kemlu RI tersebut menggarisbawahi bahwa komoditas potensial yang bisa dikembangkan dalam kerja sama sektor halal ini adalah gelatin halal. Sebab, komoditas ini sering kali bersumber dari bahan nonhalal walaupun kebutuhan pasar dunia sangat tinggi.

“Misalnya, dikembangkan gelatin dari limbah ikan, maka agenda ini diharap dapat menarik pendanaan, kemudian mencari usaha yang siap melakukan proses hilirisasi lebih jauh,” kata dia.

Ary mengungkapkan bahwa saat ini sudah mulai ada langkah awal kerja sama pembuatan gelatin halal antara pihak Indonesia dengan mitra dari Pakistan lewat ajang D-8 HEI tersebut.

Selain itu, penjajakan bisnis juga tengah dibicarakan oleh korporasi asal Iran bersama Biofarma dan Universitas Padjadjaran, termasuk kerja sama antara perusahaan asal Bangladesh dengan ID Food.

Ajang pameran halal D-8 yang baru pertama kali diadakan saat Indonesia memegang kepemimpinan D-8 periode 2026—2027 ini diharapkan bisa bergulir menjadi kegiatan tahunan organisasi tersebut.

“D-8 Halal Expo ini telah menempatkan Indonesia di panggung produk dan jasa halal di tingkat global,” kata Ary, menambahkan.

Ajang D-8 HEI 2026 ini dilangsungkan di Stadion Tenis Indoor Senayan dari tanggal 8 hingga 12 Juli 2026. Acara ini menyajikan pameran niaga dari negara-negara anggota D-8 serta mitra internasional, program pertemuan bisnis, diskusi panel, hingga pentas kebudayaan.

Di sisi lain, negara-negara yang tergabung dalam D-8 telah menetapkan sasaran nilai perdagangan internal hingga mencapai angka 500 miliar dolar AS atau setara Rp9 kuadriliun menjelang tahun 2030.

Terkini