Cek Bagian Tubuh Anjing Ini untuk Mengetahui Kondisi Kesehatannya

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:56:02 WIB
Ilustrasi Anjing.

JAKARTA - Apakah Anda merasa cemas dan khawatir dengan kondisi kesehatan terkini dari anjing peliharaan di rumah? Jika iya, cobalah sesekali untuk mengamati dan memeriksa bagian telapak kakinya secara teliti.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari media HuffPost, bagian telapak kaki pada anjing rupanya sanggup memberikan banyak sekali indikasi mengenai status kesehatan satwa tersebut. Anggota tubuh ini bahkan kerap kali menjadi titik utama pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim medis hewan.

Hal tersebut terjadi lantaran area telapak kaki selalu bersentuhan langsung dengan segala jenis permukaan tanah. Bagian ini dapat menjadi indikator dini atas munculnya problem kesehatan seperti alergi makanan, infeksi pada kulit, ataupun rasa nyeri di area tubuh lainnya.

Namun sangat disayangkan, para pemilik hewan peliharaan justru sering kali meluputkan bagian telapak kaki ini dalam proses perawatan harian mereka.

Seorang praktisi medis hewan dari Concierge Companions Vet Med bernama Tom Vega menjelaskan bahwa struktur bantalan kaki yang normal seharusnya memiliki tekstur yang kenyal, halus, dan terhindar dari luka. Warnanya pun wajib selaras dengan pigmen tubuh alami sang satwa.

"Telapak kaki harus cukup tebal untuk memberikan bantalan dan perlindungan tanpa terlihat bengkak atau terlalu besar," ujar Vega.

Kondisi serupa juga berlaku penuh pada bagian kuku satwa tersebut. Seorang dokter hewan dari Paw Origins bernama Kathryn Dench menerangkan bahwa kuku yang normal semestinya bertekstur mulus, kokoh, dan tumbuh dengan bentuk yang simetris.

Pada bagian kuku tersebut tidak boleh dijumpai adanya kondisi yang retak, rapuh, mengelupas, ataupun memiliki struktur bergelombang. Rona warna kuku sendiri dapat bervariasi mulai dari bening hingga hitam pekat, bergantung pada pembawaan pigmen alami tubuhnya.

"Pola pertumbuhannya seharusnya cukup merata di seluruh cakar, meski cakar tambahan (dewclaw) sering tumbuh lebih cepat karena tidak bersentuhan dengan tanah," jelas Dench menambahkan.

Bagian kuku pada satwa ini juga idealnya tidak dibiarkan tumbuh terlalu panjang. Ciri utama dari kondisi kuku yang terlampau panjang dapat diidentifikasi dari munculnya bunyi ketukan saat satwa tersebut sedang berjalan di atas permukaan lantai yang keras.

Guna memahami informasi tersebut secara lebih mendalam, di bawah ini dipaparkan beberapa indikasi klinis kesehatan yang dapat dipantau secara langsung lewat area telapak kaki hewan.

Mengenai aspek kuku, Dench menjabarkan bahwa tingkat keausan kuku yang tidak proporsional menjadi salah satu indikasi awal yang patut untuk dicermati secara serius oleh para pemilik hewan.

"Misalnya, jika salah satu cakar memiliki kuku yang jauh lebih pendek atau tergores, itu mungkin menunjukkan bahwa anjing menyeretnya atau mengubah caranya berjalan karena rasa sakit, rasa lemah, radang sendi, atau masalah neurologis lain," ujar Dench mencontohkan.

Kondisi rambut serta lapisan kulit yang tumbuh di sekeliling telapak kaki juga menjadi aspek yang tidak kalah krusial untuk dipantau. Lakukan pengecekan pada area sela jari kaki, lalu cermati jika ada tanda kemerahan, kelembapan berlebih, ataupun koreng.

"Bercak kemerahan, terutama pada anjing berbulu terang, sering menandakan [anjing] sering menjilat atau mengunyah," ujar Dench.

Aktivitas menjilat tubuh secara berulang dan intensif ini dapat menjadi sebuah indikasi kuat mengenai adanya serangan alergi, iritasi, serangan jamur, ataupun gangguan infeksi bakteri pada tubuh hewan.

Aroma yang keluar dari bagian kaki juga bisa menyajikan indikator klinis tersendiri. Munculnya aroma tidak sedap atau apek pada area sela jemari kaki menjadi indikasi awal bahwa lapisan kulit luar hewan sedang mengalami proses peradangan.

Kondisi temperatur juga mutlak untuk diperhatikan secara saksama. Suhu telapak kaki yang teraba jauh lebih hangat daripada kondisi normal mengindikasikan adanya peradangan internal, infeksi, serangan alergi, atau akibat kontak dengan pijakan yang panas.

"Bantalan telapak kaki yang dingin kadang dapat mencerminkan penurunan sirkulasi atau masalah kesehatan mendasar lainnya," ujar Vega.

Segera agendakan untuk membawa hewan kesayangan Anda ke klinik terdekat apabila satwa mulai menampakkan gejala pincang, merintih kesakitan saat mengangkat kaki, ataupun mendadak enggan untuk melangkah.

Terkini