Arifah Fauzi: Suara Anak Indonesia Wajib Jadi Dasar Kebijakan Negara

Senin, 20 Juli 2026 | 17:31:01 WIB
KemenPPPA Jadikan Suara Anak Indonesia Dasar Penyusunan Kebijakan [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mendorong agar Suara Anak Indonesia (SAI) dapat menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

"Kami berharap apa yang disampaikan oleh anak-anak secara langsung akan mengubah dan menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak kami. Suara anak ini adalah amanat konstitusi. Jadi, mendengarkan suara anak bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah kewajiban bagi negara dan menjadi tanggung jawab bersama," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima dokumen Berita Acara Suara Anak Indonesia (SAI) dari perwakilan Forum Anak Nasional (FAN) pada penutupan Lokakarya FAN 2026.

Dokumen tersebut berisi rangkuman aspirasi, kebutuhan, serta harapan anak dari lingkup desa atau kelurahan mengenai lingkungan yang lebih aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang mereka.

"Saya sangat terharu dengan apa yang telah dilakukan oleh anak-anak dari seluruh Indonesia, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, sampai nasional. Suara anak-anak ini bukan hanya untuk didengarkan, tetapi butuh kerja dan aksi nyata dari pemangku kepentingan di seluruh Indonesia. Calon-calon pemimpin masa depan memang harus tahu apa yang terjadi di lapangan dan apa yang mereka rasakan, dan ini telah dilakukan oleh anak-anak kami dalam penyusunan SAI," kata Arifah Fauzi.

SAI dijadwalkan akan dibacakan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, serta pada Festival Budaya Anak di Makara Art Center Universitas Indonesia, Kota Depok, Jawa Barat.

"Di sini ada poin penting bagaimana kami belajar menghargai dan menghormati pendapat orang lain sehingga menjadi satu kesimpulan bersama, hingga akhirnya kami mendapatkan SAI Tahun 2026," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

KemenPPPA berkomitmen memfasilitasi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi tersebut langsung kepada pemangku kepentingan melalui program Kemudi, yakni kunjungan langsung anak ke kementerian atau lembaga yang menjadi fokus dalam SAI.

"Kami berharap anak-anak ini bisa langsung menyampaikan kepada menteri atau pimpinan lainnya mengenai apa yang sesungguhnya diharapkan," kata Arifah Fauzi.

Terkini