JAKARTA - Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi satu spesies baru ikan gobi udang (shrimpgoby) di kawasan perairan Banyuwangi, Jawa Timur, yang dinamai Tomiyamichthys oriens sp. nov.
Melalui siaran pers resmi, Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN Kunto Wibowo menyampaikan bahwa penentuan spesies baru ini tidak cuma berpatokan pada satu metode saja, melainkan lewat pendekatan taksonomi integratif.
"Kami mengombinasikan karakter morfologi dengan analisis DNA untuk memperoleh bukti yang lebih komprehensif. Hasilnya menunjukkan T. oriens memiliki karakter yang konsisten dan berbeda dari spesies terdekatnya sehingga layak ditetapkan sebagai spesies baru," katanya.
Kunto memaparkan bahwa ikan tersebut memiliki keunikan berupa lima pola bercak berwarna jingga terang berukuran besar di sepanjang tubuhnya, bintik-bintik kuning kecil pada kepala, serta dua filamen memanjang di bagian sirip punggung pertama milik ikan jantan yang membedakannya dari spesies lain dalam genus serupa.
Ia menyebutkan bahwa sebutan oriens diadaptasi dari bahasa Latin yang bermakna “timur” atau “matahari terbit”. Pemberian nama itu terilhami oleh corak warna jingga terang di tubuh sang ikan sekaligus merujuk pada julukan Banyuwangi yakni The Sunrise of Java.
"Penamaan spesies ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap lokasi penemuannya. Kami berharap temuan ini dapat menjadi pemicu penelitian lanjutan untuk mengungkap kekayaan biodiversitas laut Indonesia yang masih sangat besar," ujarnya.
Kunto membeberkan bahwa hingga saat ini T. oriens baru terdeteksi bermukim di perairan pesisir Banyuwangi pada habitat bersubstrat dasar pasir. Keterangan dari nelayan lokal mengindikasikan ikan ini didapati pada area perairan dangkal, kendati ikatan ekologisnya dengan udang yang lazim menjadi pasangan hidup kelompok gobi ini masih memerlukan penelitian lanjutan.
Sebagaimana diketahui, penemuan T. oriens makin memperpanjang daftar jenis ikan yang resmi dideskripsikan dari kawasan perairan Nusantara, sekaligus membuktikan bahwa area pesisir Indonesia menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang belum seluruhnya terdata.
Lembaga BRIN konsisten memperkuat kajian biosistematika sebagai pemikiran ilmiah dasar demi menopang upaya konservasi, tata kelola, dan pendayagunaan biodiversitas Tanah Air.
Penemuan spesies baru tersebut pun sudah dipublikasikan secara resmi di jurnal internasional bereputasi ZooKeys Volume 1283 Tahun 2026 melalui karya ilmiah berkarakter judul “Tomiyamichthys oriens, a new species of shrimpgoby (Teleostei, Gobiidae) from the coast of Banyuwangi, East Java, Indonesia”.