Jangan Lewatkan, 8 Makanan Ini Wajib Dicuci Sebelum Dikonsumsi

Selasa, 21 Juli 2026 | 01:57:32 WIB
8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci Padahal Penting untuk Kesehatan [FOTO: NET].

JAKARTA - Membersihkan buah, sayuran, serta pelbagai bahan pangan sebelum disantap kerap dipandang sebelah mata. Padahal, kebiasaan sepele ini sanggup membantu menyingkirkan kotoran, kuman, sisa pestisida, hingga memperpanjang masa awet bahan makanan.

Merujuk pada ahli gizi serta pakar keamanan pangan, buah dan sayur rentan terpapar kuman sepanjang rantai penanaman, pemetikan, penyaluran, hingga penyimpanan. Kendati produk yang dijajakan di pasaran umumnya telah mengantongi standardisasi keamanan, membilasnya memakai air mengalir tetap menjadi tindakan pencegahan yang disarankan.

Di samping itu, membersihkan bahan pangan turut mereduksi mikroorganisme pemicu kebusukan. Kendati demikian, seusai dibersihkan, bahan makanan hendaknya ditiriskan lebih dulu sebelum dimasukkan ke pendingin supaya terhindar dari jamur atau lekas rusak.

8 makanan yang sering lupa dicuci Berikut delapan jenis bahan pangan yang kerap terlewat dibersihkan sebelum dikonsumsi.

Melon Banyak kalangan menyangka melon, semangka, ataupun blewah tiada perlu dibersihkan lantaran kulitnya tebal dan tidak disantap. Padahal, kontur permukaan kulit melon mempunyai banyak lipatan yang berpotensi menjadi sarang menempelnya kuman. Manakala buah diiris, kuman pada kulit sanggup merambat ke bagian daging buah lewat bilah pisau. Oleh sebab itu, gosok kulit melon memakai sikat khusus di bawah aliran air sebelum diiris.

Mangga Kulit mangga memang tidak dimakan, tetapi tetap wajib dibersihkan sebelum dikupas. Alasannya, pisau yang dipakai untuk mengupas sanggup membawa kuman ataupun kotoran dari kulit menuju area daging buah. 

Membilas mangga memakai air mengalir sekaligus menolong melunturkan debu serta sisa kotoran pada permukaannya.

Apel Sekadar mengusap apel memakai pakaian atau tisu ternyata belum memadai. Apel semestinya dibilas pada alir air selama kurang lebih 15–20 detik guna melenyapkan kuman, debu, serta kotoran yang melekat sepanjang tahapan panen, distribusi, atau penyimpanan. 

Bahkan jikalau apel hendak dikupas, proses pembilasan tetap krusial supaya kuman pada kulit tiada merambat ke sisi dalam lewat pisau atau alat pengupas.

Wortel Wortel tumbuh di dalam tanah sehingga lazimnya masih menyisakan tanah yang melekat tatkala dibeli. 

Walaupun kulit wortel aman disantap serta kaya serat seusai dibersihkan, mencuci secara teliti tetap dibutuhkan guna melunturkan tanah, kuman, serta kotoran. Manfaatkan sikat sayur agar hasil pembersihannya lebih optimal.

Kiwi Belakangan ini banyak orang menyantap kiwi beserta kulitnya dikarenakan mengandung serat yang lebih tinggi. Akan tetapi, sekalipun kulitnya tidak dimakan, kiwi tetap wajib dibilas. Bulu halus pada kulit kiwi sanggup menyimpan debu serta sisa residu yang berpotensi merambat ke daging buah manakala diiris.

Beras Beras bukan buah ataupun sayur, namun tetap disarankan untuk dibilas sebelum dimasak. Tujuannya bukan untuk membasmi kuman, melainkan melenyapkan debu, kotoran, serta kelebihan zat pati yang melekat sepanjang tahapan penyimpanan. Beras yang tuntas dibilas umumnya menghasilkan nasi bertekstur lebih pulen dan tidak terlalu berpati.

Alpukat Lantaran cuma menyantap daging buahnya, banyak orang langsung membelah alpukat tanpa membersihkannya lebih dulu. Padahal, kuman atau kotoran pada kulit sanggup terbawa masuk oleh pisau tatkala buah diiris. Cukup bilas alpukat di bawah aliran air, lalu keringkan sebelum dipotong.

Quinoa Serupa dengan beras, quinoa sebaiknya dibilas sebelum dimasak. Di samping melenyapkan debu dan kotoran, pembilasan turut menolong melunturkan lapisan alami bernama saponin. Jikalau tiada dibersihkan, saponin sanggup menjadikan quinoa berasa pahit ataupun menyerupai sabun seusai dimasak.

Cara mencuci bahan makanan yang benar Pakar keamanan pangan menegaskan bahwa Anda tidak memerlukan cairan pembersih khusus untuk buah maupun sayuran. Air mengalir sudah terbukti cukup ampuh. Berikut tahapan yang disarankan:

Bilas buah dan sayur di bawah aliran air selama 15–20 detik.

Manfaatkan sikat bersih untuk bahan bertekstur kulit keras semisal melon, wortel, atau kentang.

Keringkan bahan makanan memakai tisu dapur atau kain bersih sebelum disimpan.

Simpan di dalam wadah kedap udara yang dilapisi tisu agar kadar airnya berkurang dan masa awetnya lebih panjang.

Membiasakan membersihkan bahan pangan sebelum dikonsumsi merupakan langkah sederhana yang mendatangkan banyak faedah. Di samping menolong menekan paparan kuman, debu, serta residu pada permukaan makanan, rutinitas ini turut menjaga mutu bahan pangan supaya lebih awet serta aman disantap seluruh anggota keluarga.

Terkini