Tips Menyimpan Kentang yang Benar Supaya Segar dan Tahan Lama

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:15:02 WIB
Panduan Menyimpan Kentang agar Tidak Mudah Bertunas dan Membusuk [FOTO: NET].

JAKARTA - Kentang merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang mempunyai daya tahan simpan lumayan panjang. Kendati demikian, banyak kalangan mengeluhkan kentang lekas bertunas, mengerut, bahkan rusak cuma dalam kurun pekanan akibat metode penyimpanan yang keliru.

Menukil Food and Wine, Senin (20/7/2026), pakar keamanan pangan membeberkan bahwa kentang sejatinya sanggup bertahan hingga berbulan-bulan lamanya jikalau disimpan pada kondisi yang tepat. Kuncinya ialah merawat temperatur, tingkat kelembapan, perputaran udara, serta menjauhkannya dari terpaan cahaya secara langsung.

Cara menyimpan kentang

Simpan di tempat sejuk dan gelap Cara paling optimal menyimpan kentang ialah di area yang sejuk, kering, dan gelap, semisal gudang mungil atau almari penyimpanan yang mempunyai sirkulasi baik. Suhu ideal penyimpanan berkisar di antara 7 sampai 10 derajat Celsius. 

Pada kisaran suhu tersebut, laju pertumbuhan tunas bakal melambat sehingga kentang senantiasa segar lebih lama. Sebaliknya, terpaan sinar surya sanggup memancing kulit kentang beralih hijau akibat pembentukan klorofil. 

Situasi ini turut mendongkrak kadar solanin, zat alami yang berpotensi memicu rasa pahit serta berisiko manakala disantap dalam takaran masif.

Jangan simpan bersama bawang Kekeliruan yang kerap dikerjakan ialah menaruh kentang berdampingan dengan bawang. Bawang memancarkan gas etilen yang sanggup mempercepat laju penuaan serta kemunculan tunas pada kentang. 

Di samping bawang, hendaknya kentang turut dijauhkan dari apel, pisang, alpukat, tomat, serta buah lain yang memproduksi etilen.

Gunakan wadah yang memiliki sirkulasi udara Kentang semestinya ditaruh di dalam bakul, kotak berongga, kantong jejaring, atau bungkusan kertas yang mewadahi udara bersikulasi. Jauhi menaruh kentang di dalam kantong plastik yang tertutup rapat lantaran sanggup memerangkap kadar air sehingga mempercepat kebusukan.

Jangan langsung dicuci Kentang yang anyar dibeli sebaiknya tidak dibersihkan lebih dulu sebelum disimpan. Lapisan debu tipis yang masih melekat justru menolong melindungi kulit kentang dari kelembapan berlebih. Bersihkan kentang semata-mata tatkala hendak dimasak supaya tiada gampang berjamur atau rusak.

Periksa kentang secara berkala Laksanakan pengamatan setiap beberapa pekan. Jikalau terdapat kentang yang mulai lembek, busuk, atau bersemi lebat, lekas pisahkan supaya tiada menulari kentang yang lain. 

Manakala sekadar timbul tunas mini atau sedikit area hijau, kentang umumnya masih layak disantap seusai tunas serta bagian hijau tersebut dipangkas cukup dalam. Akan tetapi, kentang yang telanjur berbau menusuk, berjamur, ataupun rusak hendaknya dibuang.

Jangan disimpan di kulkas Sebagian pakar menganjurkan kentang tiada ditaruh di lemari pendingin hunian yang terlampau dingin. Temperatur yang terlalu rendah sanggup mengubah zat pati menjadi gula sehingga citarasa kentang menjadi lebih manis serta warnanya gampang legam tatkala diolah.

 Oleh sebab itu, ruang penyimpanan yang sejuk namun tiada terlampau dingin tetap menjadi opsi terunggul guna merawat mutu kentang dalam rentang waktu panjang.

Terkini