Peroleh Pinjaman Rp450 Miliar Arkora Hydro Siap Lunasi Obligasi Jatuh

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:49:32 WIB
PT Arkora Hydro Tbk.

JAKARTA - PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO) resmi mengantongi fasilitas pinjaman bernilai maksimal Rp450 miliar dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF).

Corporate Secretary ARKO Ricky Hartono menyampaikan bahwa penandatanganan Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan IIF tersebut telah rampung dilaksanakan pada 24 Juli 2026.

Fasilitas pendanaan ini disepakati dengan tenor tenor jangka panjang hingga tujuh tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian.

“Perseroan dan PT Indonesia Infrastructure Finance telah melakukan penandatanganan Perjanjian Fasilitas dengan total maksimum pinjaman sebesar Rp450.000.000.000,” ujar Ricky dalam keterbukaan informasi, Selasa (28/7/2026).

Ricky menjelaskan bahwa kucuran dana dari IIF tersebut bakal dimanfaatkan untuk melunasi dana pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan Hijau I Arkora Hydro Seri A yang akan jatuh tempo pada 8 Agustus 2026.

Di samping pelunasan obligasi, sebagian dari dana pembiayaan tersebut juga disiapkan untuk menopang kebutuhan operasional umum perseroan.

Langkah perolehan fasilitas pinjaman ini diyakini akan memberi dorongan positif terhadap stabilitas finansial dan keberlanjutan bisnis usaha perusahaan.

“Perolehan Perjanjian Pinjaman ini membawa dampak yang positif bagi kegiatan operasional, keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan,” kata Ricky.

Manajemen ARKO memaparkan bahwa transaksi pembiayaan ini tergolong ke dalam Transaksi Material merujuk pada regulasi POJK No. 17/2020, lantaran nilainya melampaui porsi 20 persen ekuitas perseroan berdasarkan laporan audit 2025.

Kendati demikian, transaksi ini memperoleh pengecualian dari kewajiban penunjukan penilai independen maupun persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pengecualian regulasi tersebut berlaku karena pinjaman disalurkan secara langsung oleh lembaga perusahaan pembiayaan infrastruktur yang sah sesuai aturan otoritas.

Terkini