Pengamat Sepak Bola Minta Timnas Indonesia Berbenah Usai Tekuk Kamboja

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:57:31 WIB
Mitchell Baker merayakan gol ke gawang Kamboja. Pertandingan Indonesia vs Kamboja merupakan laga pertama Grup A ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Senin (27/7/2026) malam WIB.

JAKARTA - Timnas Indonesia mengawali langkah di ASEAN Championship 2026 dengan hasil positif usai menumbangkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Grup A di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026) malam.

Mitchell Baker menjadi bintang kemenangan lewat torehan hattrick, disusul gol Sandy Walsh dan Jens Raven, sementara Thom Haye menyumbang tiga assist untuk mengunci tiga poin pertama Garuda.

Meski meraih hasil memuaskan, pengamat sepak bola nasional Kesit B. Handoyo menilai skuad Garuda masih memiliki beberapa pekerjaan rumah yang mesti dibenahi sebelum bertemu lawan lebih kuat.

"Ya untuk laga pembuka melawan Kamboja saya kira hasilnya sesuai dengan prediksi bahwa Indonesia bisa mengalahkan Kamboja 5-1. Dengan kemenangan pertama ini tentunya menjadi modal bagus untuk menata pertandingan selanjutnya," tuturnya kepada Kompas.com.

Menurut pengamat yang akrab disapa Kesit tersebut, penampilan Indonesia pada babak pertama sudah cukup dominan lewat gol cepat Mitchell Baker serta tambahan gol Sandy Walsh sebelum jeda.

"Di babak pertama sudah oke pemain tampil begitu baik sih menurut saya walaupun belum fully bisa dikatakan memuaskan ya," kata pengamat yang biasa disapa Kesit itu.

Ia menyoroti penurunan ritme permainan pada babak kedua sewaktu rotasi pemain diterapkan, di mana koordinasi serta keterpaduan antarpemain cadangan dinilai belum terbentuk secara optimal.

"Tapi dari sisi permainan saya melihat Indonesia masih belum terlihat solid ya terutama di babak kedua ketika mengalami perubahan pemain, begitu masuknya pemain cadangan ternyata chemistry belum terjalin baik," imbuhnya.

Kesit menegaskan bahwa Kamboja belum menjadi tolok ukur sesungguhnya bagi kekuatan skuad Garuda, sehingga laga mendatang melawan Vietnam bakal menjadi ujian substansial bagi racikan pelatih John Herdman.

"Karena masih ada beberapa momen yang ternyata belum nyambung, belum bisa dimanfaatkan pemain Indonesia dan juga secara umum Indonesia belum begitu menemukan lawan yang kuat dan tangguh," ujar Kesit B Handoyo.

Ia menambahkan, hasil manis di laga perdana ini tetap patut diapresiasi sebagai modal berharga untuk membangun kepercayaan diri pemain dalam mengarungi sisa turnamen.

"Jadi ya masih mudah untuk mengalahkan Kamboja, saya kira tetap karena ini pertandingan pertama masih bisa dimaklumi lah, tinggal menatap laga selanjutnya terutama menghadapi Vietnam," sambungnya.

Kedalaman serta soliditas tim diharapkan bisa semakin meningkat saat melakoni laga-laga berikutnya agar siap menghadapi persaingan yang kian ketat di fase grup.

"Saya kira harus lebih solid tapi lawan Kamboja meskipun dari sisi penampilan belum memuaskan tapi oke lah hasil yang dicapai Indonesia setidaknya positif. Inilah yang paling penting," pungkas pengamat yang juga Ketua PWI Jaya untuk periode 2024–2029.

Terkini