Pertamina International Shipping Restorasi Terumbu Karang di Bali

Jumat, 31 Juli 2026 | 00:22:31 WIB
PIS Restorasi 100 Fragmen Terumbu Karang di Laut Bali Barat [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) merealisasikan kegiatan restorasi sebanyak 100 fragmen terumbu karang yang berlokasi di perairan laut wilayah Bali bagian barat sebagai bentuk wujud komitmen nyata perusahaan dalam menjaga kelestarian ekosistem lautan Indonesia.

Pejabat sementara (Pjs) Corporate Secretary PIS, Vega Pita, dalam keterangan resminya yang disampaikan di Jakarta pada hari Jumat, mengemukakan bahwa rangkaian aksi rehabilitasi ekosistem bawah laut ini dijalankan melalui skema kolaborasi bersama lembaga swadaya masyarakat bidang lingkungan hidup, yakni Divers Clean Action (DCA), serta melibatkan unsur Satgas Lingkungan Desa Pejarakan.

Inisiatif kegiatan ini dirancang secara khusus guna memberikan dukungan terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals (SDG) poin ke-14, yakni terkait pelestarian ekosistem lautan (Life Below Water).

"Melalui program ini, PIS berupaya merehabilitasi struktur fisik terumbu karang yang rusak guna mengembalikan habitat alami yang ideal bagi berbagai spesies laut untuk berkembang biak dan mencari makan," ujar Vega.

Agenda aksi nyata penyelamatan lingkungan tersebut, yang diselenggarakan pada rentang tanggal 24 hingga 25 Juli 2026 yang lalu, turut disandingkan pula dengan pelaksanaan program edukasi mengenai kekayaan keindahan bahari nusantara yang ditujukan bagi anak-anak usia dini melalui program bertajuk Ocean LiteraSEA, yang menjadi bagian dari pilar program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perseroan.

"Melalui kombinasi aksi restorasi terumbu karang dan program Ocean LiteraSEA di Bali barat ini, kami ingin memastikan lingkungan laut tetap lestari sambil terus membangun kapasitas generasi muda dan fasilitas pendukung di wilayah pesisir," sebutnya.

Vega menambahkan bahwa pihak PIS memegang teguh keyakinan bahwa upaya melestarikan dan merawat kelangsungan laut wajib dilaksanakan dengan cara merangkul erat masyarakat pesisir beserta para calon penerus generasi masa depan melalui aksi nyata serta penanaman rasa kecintaan terhadap dunia maritim sejak usia dini.

"Laut adalah sumber kehidupan kami bersama, yang harus kami rawat bersama. Keberlanjutan tentang bagaimana bisnis dan alam dapat berjalan bergandengan tangan penuh kasih," jelasnya.

Dalam aspek teknis pelaksanaannya, sebanyak 100 fragmen terumbu karang tersebut ditanam serta ditempatkan pada titik kedalaman tiga meter di perairan pesisir Desa Pejarakan.

Guna menjamin aspek keberlanjutan serta tingkat kelangsungan hidup dari fragmen terumbu karang tersebut, agenda pemantauan berkala dijadwalkan untuk rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali oleh tim Satgas Lingkungan Desa Pejarakan.

Melalui payung program keanekaragaman hayati laut (marine biodiversity) ini, pihak PIS secara kumulatif keseluruhan telah sukses melakukan penanaman sebanyak 3.725 fragmen terumbu karang di berbagai kawasan perairan nusantara.

Di samping mendatangkan dampak ekologis yang positif bagi ekosistem bawah laut, program pemulihan terumbu karang ini juga diproyeksikan mampu memberikan nilai tambah sosial ekonomi bagi masyarakat setempat melalui penguatan sektor pariwisata bahari bawah laut yang selama ini menjadi salah satu tumpuan utama sumber mata pencaharian warga lokal.

Di sisi lain, lewat pelaksanaan Program Ocean LiteraSEA, pihak PIS menghadirkan sarana edukasi literasi kemaritiman interaktif yang berbasis metode storytelling, serta menyalurkan bantuan fasilitas dan sarana penunjang sektor pendidikan kelautan bagi anak-anak di Desa Pejarakan.

PIS juga turut menggandeng yayasan masyarakat pesisir setempat guna memperkuat ketersediaan fasilitas sarana pendidikan dan fasilitas umum yang layak bagi warga.

Langkah strategis ini merefleksikan manifestasi komitmen PIS dalam mendukung pencapaian target SDG poin ke-4, yakni mengenai penyediaan pendidikan berkualitas (Quality Education) guna mendorong pemerataan akses pendidikan bermutu bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.

"Melalui sinergi antara PIS, DCA, dan masyarakat lokal Desa Pejarakan, kami berharap program restorasi terumbu karang dan edukasi maritim ini dapat menjadi stimulus bagi pemulihan ekosistem maritim Indonesia serta terciptanya generasi peduli laut yang dapat memberdayakan masyarakat pesisir," sebut Vega.

Terkini