Pertamina Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tetap Stabil per 10 Agustus 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:19:01 WIB
Ilustrasi Petugas SPBU Sedang Mengisi BBM.

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, menetapkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi untuk varian Pertamax series, seperti Pertamax, Pertamax Green 95, hingga Pertamax Turbo sejak 1 Agustus 2026.

Merujuk pada publikasi resmi Pertamina Patra Niaga, kebijakan perubahan harga ini dieksekusi selaras dengan regulasi dan petunjuk pemerintah, sembari terus mempertimbangkan daya beli publik serta kestabilan stok BBM secara nasional.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menerangkan bahwa penyesuaian tarif BBM nonsubsidi dipengaruhi oleh pergerakan rata-rata harga minyak mentah internasional dan fluktuasi nilai tukar rupiah sesuai batasan aturan hukum.

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," ujar Kitty seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 10 Agustus 2026.

Kitty menambahkan, kebijakan ini turut menjadi fondasi utama Pertamina Patra Niaga dalam menjamin ketersediaan pasokan energi BBM secara berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Di kawasan Jabodetabek, varian BBM Pertamax (RON 92) mengalami penurunan sebesar Rp300 per liter, dari harga sebelumnya Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter dari Rp23.000 per liter.

Produk Pertamax Green (RON 95) juga mengalami penurunan tarif hingga Rp400 per liter, sehingga harganya terkoreksi dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter.

Tren penurunan berlanjut pada jenis Pertamax Turbo (RON 98) yang mengalami koreksi harga sebesar Rp1.000 per liter, berubah dari posisi Rp19.300 per liter menuju Rp18.300 per liter.

Sebaliknya, produk BBM nonsubsidi berbasis diesel seperti Pertamina Dex serta Dexlite terpantau berada di angka yang relatif konstan. Pertamina Dex tetap bertahan di level Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite stabil pada kisaran Rp19.700 per liter.

Pada sektor BBM bersubsidi, harga jenis Pertalite (RON 90) dan Solar (CN 48) tercatat tidak mengalami pergeseran. Pertalite dijual tetap seharga Rp10.000 per liter, sementara Solar dibanderol senilai Rp6.800 per liter.

Adapun rincian tarif BBM di seluruh SPBU Pertamina per 10 Agustus 2026 masih belum berubah dan terus merujuk pada ketetapan resmi yang diumumkan sejak awal bulan.

Berikut patokan harga BBM Pertamina per 10 Agustus 2026: Pertamax Turbo (RON 98) senilai Rp18.300 per liter, Pertamax Green (RON 95) senilai Rp16.600 per liter, dan Pertamax (RON 92) senilai Rp15.950 per liter.

Selanjutnya, Pertamina Dex (CN 35) ditawarkan Rp21.150 per liter, Dexlite (CN 51) sebesar Rp19.700 per liter, Pertalite (RON 90) seharga Rp10.000 per liter, serta Solar (CN 48) pada angka Rp6.800 per liter.

Terkini