Ini 8 Kebiasaan Anak Sehat yang Bikin Sistem Imun Kuat dan Tak Sakit

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:33:32 WIB
Ilustrasi Kesehatan Anak.

JAKARTA - Setiap orang tua tentu mendambakan buah hatinya tumbuh sehat dan tak gampang terserang penyakit.

Namun, kala musim penyakit melanda, sebagian anak justru terlihat lebih rentan jatuh sakit dibandingkan anak-anak lainnya.

Kondisi anak yang jarang sakit sejatinya bukan sekadar faktor keberuntungan semata.

Terdapat serangkaian kebiasaan harian serta faktor lingkungan yang dapat menopang perkembangan sistem kekebalan tubuh anak secara optimal.

Lantas, apa saja kebiasaan yang lazim diterapkan oleh anak dengan sistem imun yang prima?

8 Kebiasaan Anak Sehat agar Tak Mudah Sakit

1. Mendapat Awal Kehidupan yang Sehat

Sistem pertahanan tubuh bayi masih terus berkembang saat baru lahir, sehingga mereka lebih rentan terhadap serangan berbagai infeksi.

Dokter anak Adrea Theodore menjelaskan bahwa pemberian ASI sanggup menyuplai antibodi yang efektif melindungi bayi selama sistem kekebalan tubuhnya berproses.

“ASI mengandung antibodi dari ibu yang melindungi anak ketika sistem kekebalan tubuhnya sedang berkembang,” kata Theodore.

Namun, bagi keluarga yang tidak memberikan ASI, pemenuhan asupan nutrisi yang mendukung kesehatan pencernaan dapat dijadikan fokus perhatian.

Ahli gizi Laura Iu menganjurkan pemberian santapan kaya probiotik seperti yoghurt, kefir, miso, atau olahan fermentasi lainnya.

2. Konsisten Melakukan Pencegahan Penyakit

Anak yang sehat umumnya terbiasa menerapkan pola pencegahan penyakit secara disiplin dan konsisten.

Salah satu langkah paling mendasar yakni mencuci tangan dengan benar, terutama sehabis dari kamar mandi serta sebelum menyantap makanan.

“Memastikan anak mencuci tangan dan memiliki kebersihan kamar mandi yang baik juga dapat membantu mengurangi penyebaran infeksi,” ujar Theodore.

Sikap disiplin sederhana tersebut teramat krusial lantaran jemari tangan dapat menjadi perantara utama perpindahan virus maupun bakteri.

3. Mendapat Vaksinasi Sesuai Anjuran

Langkah imunisasi atau vaksinasi menjadi benteng perlindungan vital bagi anak, utamanya saat sistem imunitas mereka belum terbentuk sempurna.

“Vaksinasi sangat penting terutama bagi bayi dan anak kecil karena sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang sepenuhnya dibandingkan orang dewasa,” ucap Dokter dari Phoenix Children’s, Cindy Bauer.

Menurut Bauer, tanpa perlindungan imunisasi, berbagai jenis infeksi dapat memicu penyakit serius hingga berisiko mengancam keselamatan jiwa.

4. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Asupan gizi yang variatif sangat membantu mencukupi kebutuhan tumbuh kembang fisik sang buah hati.

Bauer mengungkapkan, anak dengan daya tahan tubuh yang kuat umumnya rutin mengonsumsi aneka hidangan bernutrisi, termasuk buah-buahan dan sayuran.

Pemilik Laura Iu Nutrition di Kota New York, Laura Iu, menyarankan para orang tua untuk menyajikan buah yang telah dicuci bersih serta dipotong di area yang gampang dijangkau anak.

Melalui trik tersebut, anak dapat lebih terbiasa memilih camilan sehat secara mandiri.

5. Mendapatkan Tidur yang Cukup

Istirahat malam bukan sekadar waktu untuk melepas lelah.

Menurut Iu, saat anak terlelap, tubuh secara alami memproduksi hormon pertumbuhan, membentuk sel-sel baru, serta memproduksi protein khusus yang bertugas melawan infeksi.

“Menjaga waktu tidur yang teratur merupakan salah satu cara paling sederhana untuk mendukung sistem kekebalan tubuh anak,” imbau Iu.

Para orang tua pun dianjurkan membatasi penggunaan gawai (screen time), khususnya menjelang jam tidur, agar kualitas istirahat anak tetap terjaga baik.

6. Tinggal di Lingkungan dengan Udara yang Sehat

Kondisi lingkungan tempat anak tumbuh ikut memberi andil besar terhadap status kesehatannya.

Bauer menyebutkan, anak dengan imunitas yang sehat cenderung bermukim di lingkungan yang memiliki kualitas udara bersih serta tingkat paparan stres yang minim.

Langkah ini dapat diawali orang tua dengan membebaskan anak dari paparan asap rokok dan meminimalisasi sumber polusi udara di dalam area rumah.

7. Mendapat Paparan Mikroba yang Aman

Memelihara area rumah agar terlalu steril rupanya bukan satu-satunya jalan untuk menjaga ketahanan tubuh anak.

Bauer membeberkan bahwa paparan mikroba tertentu dalam batas aman justru sanggup menstimulasi perkembangan sistem kekebalan tubuh.

“Beberapa penelitian menunjukkan paparan terhadap hewan peliharaan seperti kucing atau anjing pada masa awal kehidupan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan bahkan membantu mencegah alergi,” terang dia.

8. Tumbuh dalam Rumah yang Aman dan Penuh Dukungan

Stres tingkat tinggi yang berlangsung lama (kronis) diketahui dapat mengganggu imunitas anak.

Oleh karena itu, atmosfer rumah yang kondusif, aman, serta penuh sokongan emosional menjadi pilar penting pembentuk daya tahan tubuh.

Theodore memberi masukan agar orang tua rajin berdialog menanyakan kondisi anak, lebih-lebih jika ada kendala yang dihadapi di sekolah.

“Orangtua sebaiknya mencari cara untuk memeriksa kondisi anak, mengetahui apakah mereka memiliki masalah atau kekhawatiran, dan melihat bagaimana mereka dapat membantu,” pungkas dia.

Melalui perhatian yang hangat tersebut, anak memiliki wadah yang aman untuk mengelola rasa tertekan sekaligus mempertahankan kesehatan fisiknya.

Terkini