Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Bandung dan Jakarta Siapkan Stadion

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:49:02 WIB
Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

JAKARTA - Bandung bersama Jakarta menyatakan kesiapannya untuk menjadi dua kota penyelenggara turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan melakoni debut perdananya di Indonesia pada kurun September hingga Oktober mendatang.

"Kami siap untuk menjadi tuan rumah bersinergi dengan sahabat kami dari dari DKI Jakarta," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman kepada awak media sesuai rapat koordinasi lintas instansi perihal FIFA ASEAN bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Senin.

Ia membeberkan bahwa Stadion Si Jalak Harupat telah ditetapkan sebagai arena utama penggelaran laga. Pemerintah daerah, menurutnya, bakal merancang agenda pendukung di stadion tersebut agar selaras dengan kualifikasi standar FIFA.

Di samping itu, jajaran lapangan latihan turut disiapkan pada beberapa lokasi, di antaranya Stadion ITB, Stadion Arcamanik, serta Stadion Sidolig. Dua arena cadangan juga disiagakan, yakni Stadion Unpad dan lapangan IPDN Jatinangor.

Herman menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah siap menyukseskan perhelatan tersebut sebagaimana pengalaman berharga saat ditunjuk sebagai lokasi laga Piala Dunia U17 FIFA 2023.

"Kami, insya Allah, totalitas untuk FIFA ASEAN Cup 2026 ini," katanya.

Seirama dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah turut menggaransi kesiapan Jakarta sebagai kota penyelenggara dengan arena utama dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Jakarta, lanjutnya, mengantongi rekam jejak panjang dan sangat tepercaya dalam mengemas berbagai ajang bergengsi berskala internasional.

Andri menyebutkan pihak pemerintah DKI bakal menyiagakan sejumlah lapangan latihan bagi tim-tim kontestan FIFA ASEAN, seperti Lapangan Banteng, Lapangan Soemantri Brodjonegoro, serta fasilitas Lapangan 1 dan 2 JIS secara optimal.

Di samping pemenuhan arena pertandingan, dukungan aspek krusial lain turut dipersiapkan, termasuk strategi promosi serta mobilisasi para peserta.

"Kami juga siap memberikan layanan untuk pemain maupun ofisial ke tempat-tempat wisata dengan menggunakan transportasi yang kami miliki," katanya.

Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 23 September hingga 3 Oktober mendatang. Pelaksanaan kejuaraan ini terbagi dalam dua tingkatan, yaitu premier division di Indonesia serta challenge division di Hong Kong.

Premier Division dihuni oleh negara-negara dengan peringkat teratas di kawasan regional, meliputi Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Sementara itu, Challenge Division diisi oleh kontingen Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, serta Timor Leste. Setiap divisi nantinya akan dipecah kembali ke dalam dua grup.

Sistem kompetisi kali ini tampil beda ketimbang format turnamen pada umumnya. Tim yang berhasil menempati posisi puncak grup akan langsung mengamankan tiket ke babak final tanpa melalui babak semifinal.

Konsekuensinya, tiap tim dituntut tampil konsisten sejak laga pembuka, sebab hasil minor sekecil apa pun sanggup menutup peluang juara grup untuk melenggang ke partai puncak.

Berdasarkan hasil pengundian FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia berada di Grup A Premier Division bersaing dengan Malaysia, India, serta Singapura. Adapun Grup B Premier Division diisi oleh Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.

Sementara pada rantai Challenge Division, Grup A terdiri atas Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B diisi oleh Kamboja, Laos, serta Timor Leste.

Terkini