YBM PLN Salurkan Bantuan Pemberdayaan Warga di Kampung Nengke Sarmi

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:33:33 WIB
YBM PLN bersama masyarakat Kampung Nengke dalam kegiatan penyaluran bantuan pemberdayaan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial keagamaan

JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) menyerahkan bantuan program pemberdayaan di sektor pendidikan, ekonomi, serta sosial keagamaan bagi warga Kampung Nengke, Kabupaten Sarmi, pada Kamis (14/8/2026). Penyaluran bantuan yang mencakup beasiswa studi, modal usaha UMKM, hingga paket kebutuhan pokok ini bertujuan untuk memacu kemandirian sekaligus mendongkrak taraf hidup masyarakat setempat.

Pada bidang pendidikan, YBM PLN memberikan beasiswa penuh dari semester satu hingga delapan untuk dua mahasiswa yang berkuliah di IAIN Fattahul Muluk Papua. Di samping itu, program ini turut memfasilitasi akses pendidikan berjenjang bagi lima anak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kelima anak tersebut akan mengikuti masa pembinaan awal selama satu tahun di Pondok Pesantren Pos DAI Hidayatullah, Jayapura, sebelum diberangkatkan guna melanjutkan pendidikan sampai lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pondok Pesantren Tahfizh Thursina serta Pondok Pesantren Kreatif Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Nicholas Brifar, salah satu orang tua murid penerima bantuan pendidikan tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif YBM PLN.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada YBM PLN. Program ini sangat membantu kami yang kurang mampu, sehingga kami bisa membawa anak-anak kami masuk pesantren. Harapan ke depan, semoga bantuan YBM PLN ini bisa menciptakan anak-anak yang berguna dan bermanfaat bagi bangsa dan negara," tutur Nicholas.

Guna menopang perekonomian masyarakat, YBM PLN turut memberikan bantuan modal usaha kepada empat Kepala Keluarga (KK). Alokasi bantuan ini diperuntukkan bagi dua keluarga untuk mengembangkan unit warung kelontong, satu keluarga untuk usaha produksi kue, serta satu keluarga untuk usaha pembuatan batu tela.

Irmawati Tiris, salah seorang warga Kampung Nengke penerima manfaat bantuan UMKM warung kelontong, menuturkan bahwa dukungan tersebut membawa dampak nyata bagi perekonomian keluarganya.

"Tambahan modal usaha ini sangat berarti bagi keluarga kami untuk menambah barang dagangan warung agar lebih berkembang. Semoga kebaikan dan keberkahan selalu menyertai seluruh pegawai PLN. Kami sangat bersyukur atas kepedulian yang telah dihadirkan untuk keluarga kami," ungkap Irmawati.

Selain sektor pendidikan dan ekonomi, YBM PLN menyalurkan bantuan sosial serta keagamaan berupa paket sembako kepada 23 penerima manfaat di Kampung Nengke, beserta santunan tunai dan perlengkapan ibadah bagi dua orang mualaf. Seluruh dana bantuan pemberdayaan ini murni bersumber dari pemotongan zakat penghasilan rutin pegawai yang dikelola YBM PLN secara transparan demi memberikan dampak berkelanjutan.

Pada kesempatan terpisah, General Manager PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur memaparkan bahwa kontribusi PLN di wilayah Papua tidak terbatas pada ketersediaan daya listrik semata, melainkan juga harus menyentuh kesejahteraan sosial warga secara langsung.

"Sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal di Papua, kehadiran PLN juga harus dirasakan manfaat sosialnya secara nyata. Melalui amanah zakat pegawai yang dikelola YBM ini, kami berupaya mendorong kemandirian ekonomi sekaligus mencetak generasi terdidik yang kelak akan memajukan daerahnya," tegas Roberth.

Lewat komitmen yang terus berjalan ini, PLN berharap dapat konsisten hadir sebagai penggerak roda ekonomi dan sosial di Papua. Keandalan pasokan energi yang dipadukan dengan kepedulian sosial diharapkan sanggup mengakselerasi pemerataan kesejahteraan warga di wilayah timur Indonesia.

Terkini