Nilai Investasi KEK Pariwisata Tanjung Lesung Capai Rp2,5 Triliun 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:27:02 WIB
proyek pembangunan jalan tol Serang-Panimbang.

JAKARTA - PT Banten West Java (BWJ) Tourism Development mencatat nilai investasi yang dikerjakan badan usaha serta investor di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung pada 2026 telah mencapai lebih dari Rp2,5 triliun.

"Hingga tahun ini, sekitar 6.500 tenaga kerja telah terserap dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Tanjung Lesung," kata Presiden Direktur PT BWJ Tourism Development, Purnomo Siswoprastijo, dalam keterangannya, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan KEK Pariwisata Tanjung Lesung terus dilakukan, termasuk lewat investasi di sektor pariwisata. Rampungnya pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang diyakini bakal memberikan dampak positif bagi pertumbuhan investasi kawasan sekitar.

“Dan ke depan, dengan selesainya jalan tol Serang-Panimbang, tentunya ini akan menimbulkan lagi perkembangan untuk investasi di bidang pariwisata di kawasan Tanjung Lesung ini dan juga tentunya akan mendongkrak kawasan-kawasan di sekitarnya,” ujarnya.

Gubernur Banten, Andra Soni, mendorong KEK Pariwisata Tanjung Lesung agar menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor pariwisata.

Pengembangan kawasan ini diharapkan tidak sekadar meningkatkan angka kunjungan wisatawan dan nilai investasi, melainkan juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta perekonomian masyarakat lokal.

“Kami berharap KEK Tanjung Lesung dapat langsung memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah sekitar Tanjung Lesung,” ungkap Andra Soni.

Menurutnya, potensi wisata Banten perlu dioptimalkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi daerah, yang tentunya wajib ditopang oleh aksesibilitas dan infrastruktur yang memadai.

“Banten memiliki potensi pada sektor pariwisata, dan hal itu dapat menjadi daya tarik daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Andra Soni menilai bahwa pengoperasian Jalan Tol Serang-Panimbang hingga ke wilayah Panimbang kelak menjadi daya dukung vital bagi KEK Tanjung Lesung dan destinasi wisata lainnya di Banten.

“Tol Serang-Panimbang jika sudah beroperasi hingga Panimbang, ini tentunya juga menjadi salah satu daya dukung infrastruktur menuju Tanjung Lesung dan destinasi wisata lainnya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Ely Susiyana, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Banten terus mendukung penuh pengembangan KEK Tanjung Lesung melalui sinergi dengan pemerintah pusat, daerah, serta pihak swasta.

Upaya ini ditujukan untuk menggeser persepsi para wisatawan agar menjadikan Banten sebagai salah satu pilihan tujuan wisata utama.

“Ini adalah salah satu KEK pariwisata tertua sebetulnya dan memang ini kami dorong karena harapan Pak Gubernur ke depan kami merubah top of mind-nya para calon wisatawan, agar tujuannya sekarang ke Banten aja,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti, menambahkan bahwa minat investasi pada sektor pariwisata Tanjung Lesung menunjukkan tren kenaikan. Hal ini terlihat dari realisasi investasi, serapan tenaga kerja, serta tingkat hunian hotel di sekitar kawasan.

Ia meyakini kehadiran Tol Serang-Panimbang akan membangkitkan perekonomian wilayah di sepanjang koridor tol maupun KEK Tanjung Lesung.

“Yang lebih penting lagi Bapak Gubernur tadi menyampaikan sebentar lagi jalan tol Serang-Panimbang seksi 3 akan selesai. Insya Allah mudah-mudahan kalau sesuai dengan jadwal diperkirakan 2027 seluruh seksi selesai,” ujarnya.

Virgojanti turut mengimbau pengelola kawasan untuk terus membenahi fasilitas, melakukan renovasi, serta memperkuat promosi guna menyambut lonjakan wisatawan seiring makin mudahnya aksesibilitas. "Kami juga melihat tren realisasi investasi pada sektor pariwisata cukup baik di Provinsi Banten," katanya.

Terkini