JAKARTA - Juara dunia kelas atom putri (46,2 kg) World Boxing Council (WBC) Camila Zamorano dan Perla Perez resmi dinyatakan lolos penimbangan berat badan jelang pertarungan mereka di San Luis Potosi, Meksiko.
"Zamorano memiliki berat 46,5kg, sedangkan Perez mencatatkan berat 45,3kg sehingga keduanya siap naik ring untuk menguasai divisi 102 pon," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.
Sejak tahun 2024, WBC telah memberlakukan aturan khusus yang mempertimbangkan kondisi biologis petinju wanita, termasuk toleransi berat satu pon saat penimbangan resmi.
Penerapan regulasi ini didasari oleh pengaruh penting hormon pada tubuh wanita yang mengatur berbagai fungsi seperti metabolisme, suhu tubuh, hingga emosi, sehingga kedua petinju tersebut memenuhi batas ketentuan WBC.
Bagi Zamorano, laga ini menjadi momen penting untuk membuktikan kualitasnya sebagai talenta muda berusia 18 tahun yang sukses mengukir sejarah saat menyabet sabuk juara dunia kelas atom WBC.
Petinju muda berbakat asal Meksiko ini dikenal lewat gaya bertarung yang agresif namun tetap disiplin, serta selalu memperlihatkan konsistensi tingginya di atas ring.
Zamorano memegang rekor tak terkalahkan dengan 14 kemenangan, di mana satu di antaranya diraih lewat KO, sebelum berhadapan dengan rekan senegaranya, Perla Perez.
Di sisi lain, Perla Perez datang dengan motivasi tinggi untuk meruntuhkan dominasi sang juara bertahan sekaligus mengukir pencapaian terbesar dalam karier tinju profesionalnya.
Mengantongi rekor sembilan kemenangan, sembilan kekalahan, dan satu kali imbang, jam terbang Perez yang lebih panjang menjadi modal berharga untuk meredam momentum positif Zamorano.
WBC menegaskan bahwa bentrokan dua gaya bertarung yang bertolak belakang ini berfokus pada satu misi utama, yakni merebut serta membawa pulang sabuk hijau dan emas WBC.