BEI Sebut 7 Perusahaan Antre IPO dan Didominasi Sektor Healthcare 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:09:32 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa terdapat tujuh perusahaan yang masuk dalam daftar antrean (pipeline) pencatatan saham perdana hingga 28 Agustus 2026. Dari total calon emiten tersebut, tiga di antaranya mengantongi aset berskala besar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin menjelaskan bahwa hingga periode 28 Agustus 2026, sebanyak tujuh perusahaan telah resmi melantai di bursa melalui mekanisme initial public offering (IPO) dengan perolehan dana mencapai Rp2,16 triliun.

"Sampai dengan 28 Agustus 2026 telah tercatat tujuh perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp2,16 Triliun. Hingga saat ini, terdapat tujuh perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," katanya dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).

Mengenai rincian profil entitas dalam pipeline, sebanyak dua perusahaan tercatat memiliki nilai aset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar.

Selanjutnya, dua perusahaan lain tergolong memiliki aset skala menengah dengan rentang nilai antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara itu, tiga calon emiten memiliki nilai aset skala besar di atas Rp250 miliar.

Berdasarkan pemetaan sektor, antrean calon emiten di BEI didominasi oleh sektor healthcare sebanyak empat perusahaan.

Adapun sisanya terbagi masing-masing satu perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, sektor energy, serta sektor industrials.

Hingga saat ini, belum ada perusahaan dari sektor basic materials, consumer cyclicals, financials, infrastructures, properties & real estate, technology, maupun transportation & logistic yang terdaftar dalam pipeline IPO BEI.

Dengan komposisi tersebut, sektor healthcare menjadi penyumbang terbanyak dalam daftar rencana IPO di bursa dengan porsi empat dari total tujuh entitas.

Terkini