Merdeka Run 2026 Diramaikan Atlet Nasional dan Pelari Kursi Roda

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:41:02 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ikut melepas flag off ajang Merdeka Run 2026 di Kawasan Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Deretan atlet nasional hingga peserta lari kursi roda meramaikan kemeriahan ajang Merdeka Run 2026 yang dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia.

Adapun helatan Merdeka Run 2026 ini memuat kategori juara umum dan kursi roda. Kategori umum menempuh jarak lari 8 kilometer dan kategori kursi roda sejauh 2,5 kilometer.

Seorang warga bernama Fandi Akhmad sukses menjadi sosok perdana yang menginjak garis akhir atau first finisher kategori kursi roda (wheelchair).

“Sangat bangga ya, karena ini pengalaman kesekian ikut fun run. Jadi saya sangat senang sekali,” ujar Fandi seusai menyelesaikan ajang lari dengan kursi roda.

Fandi menilai, pelaksanaan Merdeka Run tahun ini kian memberikan ruang terbuka bagi para penyandang disabilitas.

Ia memberikan apresiasi atas tersedianya kategori kursi roda pada Merdeka Run kali ini lantaran menjadikannya kian inklusif.

“Karena panitia mengadakan untuk kategori wheelchair, jadi event ini lebih inklusif,” tuturnya.

Fandi menaruh harapan agar agenda sejenis dapat terus dihelat serta menggaet lebih banyak pelari kursi roda.

“Semoga setiap tahun acaranya sering diselenggarakan dan juga lebih mengajak lebih banyak kawan-kawan disable, baik itu wheelchair maupun disabel kategori lain," ujar Fandi.

Seirama dengan Fandi, partisipan asal Cikarang bernama Wini Nurkustiah menyebut momen ini menjadi pengalaman pertamanya menjajal ajang lari memakai kursi roda.

“Sangat excited banget, Kak. Ini pengalaman pertama saya ikut ini,” ungkap Wini.

Walau berstatus pemula, Wini berhasil menduduki posisi kedua yang menyentuh garis akhir tepat sesudah Fandi.

Wini pun menitipkan pesan supaya rekan-rekan penyandang disabilitas senantiasa optimistis dan meyakini potensi diri.

“Kami pasti bisa,” tegas Wini.

Atlet Nasional Meriahkan Merdeka Run

Sementara pada kategori umum, sosok yang paling awal menuntaskan garis akhir ialah seorang atlet nasional, Agus Prayogo. Agus menjadi first finisher kategori master male (40 tahun ke atas).

Ia mengutarakan sepanjang berlari sangat menikmati rute yang steril serta cenderung mendatar.

“Aku senang banget pagi ini, rutenya steril, rutenya cenderung flat. Kemudian antusias dari masyarakat sangat luar biasa,” kata Agus.

Agus pun berharap Merdeka Run sanggup menjadi agenda tahunan yang dinantikan para pelari dari pelosok Tanah Air.

Sementara untuk first finisher kategori perempuan umum sukses disabet oleh Odekta Elvina Naibaho.

Odekta mengamati gemuruh sorakan dari para peserta serta penonton yang menyerukan namanya menjadikan langkah menuju garis finis terasa istimewa.

“Tentunya saya sangat bangga banget karena melihat euforia dan semangat luar biasa. Clear semua rutenya, itu menurut saya merinding sepanjang rutenya,” ungkap Odekta.

Dirinya pun berharap terdapat helatan serupa pada tahun depan, supaya kegembiraan dalam perhelatan Merdeka Run 2026 sanggup berlanjut.

Di balik capaian prestasinya, Odekta turut menitipkan pesan bagi para atlet muda di berbagai pelosok daerah supaya tidak mudah menyerah.

“Mudah-mudahan kalian motivasinya semakin tinggi, bisa melampaui prestasi Kak Odek, dan tetap semangat apa pun kondisinya. Jangan patah semangat bahwa semua orang bisa jadi apa pun,” ucap Odekta.

Terkini