Atasi Karhutla Pelalawan, EMP Bentu Bagikan 18 Ribu Masker

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:58:32 WIB
Tim pemadam kebakaran dari EMP Bentu Limited bersama mitra kerja turut memadamkan api di Desa Rantau Baru, Kabupaten Pelalawan [FOTO: NET].

JAKARTA - Semenjak 24 Agustus lalu, berkisar 20 personel EMP Bentu Limited berdampingan dengan mitra kerja terjun langsung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rantau Baru beserta Kelurahan Langgam, Kabupaten Pelalawan.

Para personel tersebut dipecah menjadi dua kelompok serta disokong oleh sarana pemadaman dan water truck sebagai pemasok air.

Di tengah paparan kabut asap yang mengiringi bencana karhutla, EMP Bentu Limited turut mendistribusikan total 18.000 masker mulai 26 Agustus 2026.

Sebanyak melampaui 10.000 masker diserahkan pada tahap permulaan, lalu diimbuhkan 8.000 masker pada 28 Agustus 2026.

Penyaluran direalisasikan melalui Pemerintah Kecamatan Langgam, Kecamatan Bandar Seikijang, PMI Kabupaten Pelalawan, Kelurahan Langgam, serta Puskesmas Langgam.

Bantuan itu dialokasikan untuk warga serta berbagai elemen yang bahu-membahu menanggulangi karhutla, melingkupi Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, hingga jajaran petugas fasilitas layanan kesehatan.

Kawasan prioritas penyerahan berada di Kelurahan Langgam dan Desa Rantau Baru yang tergolong ke dalam wilayah Ring I EMP Bentu Limited.

Penyerahan lewat pemerintah beserta fasilitas kesehatan dilaksanakan supaya masker sanggup dengan cepat diterima oleh elemen yang membutuhkan di tengah paparan kabut asap.

Merujuk pada data sementara per 26–27 Agustus 2026, terdata 202 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Pelalawan yang tersebar pada 13 kecamatan/fasilitas pelayanan kesehatan.

Angka tertinggi tercatat di Pangkalan Kuras I dengan 88 kasus, disusul Kerumutan sebanyak 23 kasus, Kerinci 20 kasus, serta Bandar Petalangan 18 kasus.

Sementara itu, Langgam mendata 3 kasus dan Seikijang tidak mencatat temuan kasus baru pada rentang waktu tersebut.

Data untuk wilayah Langgam dan Ukui per 27 Agustus belum sepenuhnya terinput, sehingga kalkulasi kasus masih berpotensi melonjak.

Sekretaris PMI Kabupaten Pelalawan, Jhonni Afrizal, SE, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada EMP Bentu Limited atas uluran bantuan yang diberikan di tengah situasi karhutla dan kabut asap.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada EMP Bentu Ltd yang telah peduli dan memberikan bantuan masker bagi masyarakat. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla,” katanya.

Terkini