Labuan Bajo Pulih Lebih Tangguh Pascagempa, Kata Menpar Widiyanti

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:43:32 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menyatakan keseriusan komitmennya agar kawasan Labuan Bajo tidak semata-mata bangkit dari imbas musibah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7, melainkan bertransformasi menjadi destinasi wisata yang jauh lebih siap dan kokoh dalam menghadapi segala potensi risiko di kemudian hari.

Agenda pemulihan tersebut direalisasikan lewat penguatan tata kelola manajemen mitigasi risiko bencana serta pengembangan titik destinasi wisata darat alternatif di wilayah Manggarai Barat.

“Labuan Bajo harus pulih dan pada saat yang sama kami ingin Labuan Bajo semakin tangguh dan semakin siap menghadapi berbagai risiko di masa depan. Kami ingin pariwisata terus bertumbuh, dengan keselamatan yang semakin kuat dan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Widiyanti dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Sebelumnya pada tanggal 28 Agustus, Menpar Widiyanti Putri telah memimpin jalannya pertemuan bersama jajaran Pemda Manggarai Barat serta para pemangku kepentingan industri dan asosiasi pariwisata setempat di Labuan Bajo guna memusyawarahkan langkah-langkah kebangkitan pariwisata Pulau Flores pascagempa bumi M7,7, seraya membahas beragam topik strategis pengembangan pariwisata Labuan Bajo.

Langkah taktis dieksekusi melalui penghimpunan data secara langsung terkait kondisi riil, hambatan di lapangan, serta kebutuhan mendesak dari pemerintah daerah maupun para pelaku industri pariwisata pascagempa.

Prioritas penanganan sektor pariwisata ini dipetakan berdasarkan tingkat kerusakan fasilitas, kesiapan operasional destinasi, serta pemulihan roda pencaharian warga setempat.

Fokus perbaikan dilaporkan mencakup keseluruhan rantai pasok industri pariwisata mulai dari sektor perhotelan, restoran, kawasan desa wisata, armada kapal wisata, para pramuwisata, hingga para pelaku UMKM di tingkat lokal.

Di samping memulihkan denyut perekonomian warga dan mengembalikan tingkat kepercayaan pasar wisatawan, momentum ini turut dimanfaatkan guna mempertajam standar prosedur operasional (SOP) penanganan darurat, pemetaan jalur evakuasi, serta penguatan sistem komunikasi krisis di lapangan.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyampaikan laporan bahwa geliat aktivitas kunjungan pascagempa tanggal 15 Agustus 2026 terpantau tetap berjalan aman serta normal, tercatat sebanyak 2.854 keberangkatan armada kapal serta 32.692 pergerakan kunjungan wisatawan.

Lalu lintas penerbangan domestik maupun mancanegara dikabarkan berada pada posisi stabil, sementara area destinasi Taman Nasional Komodo dan Pulau Padar telah resmi dibuka kembali usai dinyatakan lulus dari rangkaian uji asesmen keselamatan yang ketat.

Demi mempertahankan tren positif tersebut, Kementerian Pariwisata berencana memperketat standar kecakapan keselamatan wisata bahari lewat program Sertifikasi Tenaga Kerja Pariwisata Indonesia (SATRIA) di samping memperluas eksplorasi destinasi darat baru seperti Pulau Kukusan, Pulau Kelor, serta Gua Rangko.

Terkini

Klopp Pastikan Posisi Musiala di Timnas Jerman Tetap Aman

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:05:31 WIB

Persija Vs Brisbane Roar, STY Akui Minim Informasi Lawan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00:33 WIB

PSS Sleman Makin Solid Sambut Super League 2026-2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:55:32 WIB

Carrick Pastikan Carlos Baleba Menepi Hingga Tiga Pekan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:44:31 WIB