PORTALENERGI.ID — Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, memberikan kepercayaan kepada Er Deva Aulia Egon untuk menjaga gawang Garuda Muda di Grup H. Indonesia akan bersaing dengan Malaysia, Laos, dan Australia untuk memperebutkan tiket menuju putaran final Piala Asia U-20. Deva melengkapi daftar kiper yang dibawa, bersama Dafa Al Gasemi dan Rendy Razzaqu.
Dari Regulasi Klub Menuju Panggung Asia
Perjalanan Deva menuju tim nasional terbilang unik. Ia awalnya direkrut Kendal Tornado FC dari Persis Solo untuk mengisi slot pemain muda di Pegadaian Championship. Namun, perkembangannya yang pesat membuat namanya dilirik oleh staf pelatih Timnas U-20.
"Awalnya, kami merekrut Deva untuk mengisi satu pos sesuai regulasi pemain muda. Ternyata Timnas Indonesia U-20 membutuhkan dia. Tentu ini akan menjadi kebanggaan bagi kami," ujar pelatih kiper Kendal Tornado FC, Joice Sorongan.
Rekam Jejak 79 Penyelamatan dan 10 Clean Sheet
Kepercayaan yang diberikan Nova Arianto bukan tanpa dasar. Pada EPA Super League U-20 2025/2026, Deva tampil gemilang dengan mencatatkan 79 penyelamatan dan 10 clean sheet dari 23 pertandingan bersama Persis Solo U-20. Durasi bermainnya mencapai 1.862 menit.
Joice Sorongan mengaku sudah lama memantau potensi kiper kelahiran Balikpapan tersebut. Ia bahkan merekomendasikan Deva kepada manajemen Kendal Tornado FC sebelum kiper jebolan PFA Sukoharjo itu resmi bergabung.
Misi Buktikan Kualitas di Kualifikasi Piala Asia
Meski belum pernah mendapatkan menit bermain bersama Timnas U-20, Deva dipastikan akan berjuang maksimal untuk menunjukkan kapasitasnya. Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 menjadi panggung pembuktian yang ideal bagi kiper muda ini.
"Harapan saya, di timnas dia bisa bekerja keras dan menunjukkan kualitas. Dia harus membuktikan bahwa dirinya dipanggil karena kualitas. Semoga makin bagus dan mendapat pengalaman serta pembelajaran yang baik di sana," tutup Joice.