Tewas di Gardu LRT, Pria Ini Bawa Gergaji Besi dan Topi

Rabu, 02 September 2026 | 10:28:00 WIB

PORTALENERGI.ID — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya langsung bergerak setelah menerima laporan. Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menyebut ada beberapa aset mereka yang rusak di lokasi kejadian.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, Pintu Gardu Hubung yang sebelumnya dalam kondisi terkunci ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka," kata Haris Andika, Rabu (2/9/2026).

Petugas PLN juga menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi tidak sebagaimana mestinya. PLN pun berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pemeriksaan dan investigasi lanjutan guna mengetahui penyebab serta kronologi lengkap peristiwa.

Diduga Hendak Mencuri Kabel

Dari pemeriksaan sementara, korban diduga masuk ke area gardu melalui bagian bawah. Ia membawa kantong plastik berisi gergaji besi dan topi. Setelah berhasil masuk, korban naik ke lantai dua gardu dan diduga tersengat listrik bertegangan tinggi.

Polisi menduga kuat korban berniat mengambil kabel di dalam gardu. Temuan gergaji besi dan cara masuk yang tidak wajar memperkuat dugaan tersebut. Gardu listrik ini sendiri diketahui digunakan untuk menunjang operasional LRT.

Evakuasi Sempat Matikan Listrik

Selama proses evakuasi berlangsung, aliran listrik di lokasi sempat dipadamkan sementara. Hal ini dilakukan demi keamanan petugas di lapangan. PLN memastikan kondisi ini tidak mengganggu operasional LRT yang masih berjalan normal.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti dan kronologi lengkap masih didalami pihak kepolisian bersama PLN. Belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun asal-usulnya.

Terkini