Pantau Erupsi Anak Krakatau, Presiden Prabowo Utamakan Warga

Minggu, 06 September 2026 | 17:07:01 WIB
Ilustrasi Erupsi Anak Krakatau [FOTO: NET].

JAKARTA - Kepala Negara Republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, senantiasa memantau secara intensif dinamika perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau berikut segala potensi dampak yang ditimbulkannya. 

Aspek keselamatan serta keamanan segenap masyarakat diposisikan sebagai hal yang paling utama dalam penanganan bencana erupsi ini.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengemukakan bahwa proses pemantauan tersebut dijalankan dengan berpedoman penuh pada sajian data faktual serta rekomendasi resmi dari lembaga-lembaga teknis yang memiliki kewenangan di bidangnya.

“Bapak Presiden dan pemerintah memantau secara cermat perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau beserta setiap potensi dampaknya. Seluruh pemantauan dilakukan berdasarkan data dan rekomendasi lembaga teknis yang berwenang,” kata Qodari, dalam keterangannya, pada Minggu (6/9/2026).

Menurut penjelasan Qodari, pihak pemerintah senantiasa mengimplementasikan prinsip kehati-hatian yang tinggi dalam setiap pengambilan langkah operasional penanganan erupsi.

Kebijakan tersebut mencakup rangkaian upaya mitigasi komprehensif terhadap paparan dampak erupsi hingga penyesuaian operasional di sektor perhubungan dan transportasi.

“Keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama Bapak Presiden dan pemerintah. Seluruh langkah penanganan, termasuk mitigasi terhadap dampak erupsi dan penyesuaian aktivitas transportasi sebagaimana tadi sudah disampaikan juga oleh Bapak Menteri Perhubungan, dilakukan dengan prinsip penuh kehati-hatian,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Qodari turut melayangkan imbauan agar masyarakat luas senantiasa menjaga ketenangan serta meningkatkan kewaspadaan selama curahan abu vulkanik masih berlangsung di wilayah masing-masing. Warga yang berada di kawasan terdampak juga diminta untuk menerapkan sejumlah langkah antisipatif guna menekan risiko paparan abu vulkanik.

“Bapak Presiden dan pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada selama abu vulkanik masih turun,” katanya.

Masyarakat dianjurkan mengenakan masker pelindung guna menutup area hidung dan mulut, melindungi indra penglihatan dengan kacamata pelindung tatkala terpaksa beraktivitas di luar ruangan, serta senantiasa menutup rapat pintu dan jendela rumah.

Di samping itu, warga diimbau agar memastikan penampungan air bersih tertutup rapat, mencukupi kebutuhan konsumsi air putih sehari-hari, serta rutin mencuci tangan dan muka selepas merampungkan aktivitas di luar rumah.

Pemerintah memastikan bahwa setiap pemutakhiran informasi terkait aktivitas terkini Gunung Anak Krakatau bakal terus disebarluaskan lewat saluran komunikasi resmi. Sinkronisasi data akan terus dijalankan secara terpadu melalui koordinasi lintas instansi yang melibatkan PVMBG, BMKG, BNPB, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, serta lembaga terkait lainnya.

“Informasi dari PVMBG, BMKG, BNPB, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan dan instansi terkait akan disinkronkan agar publik dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai apa yang terjadi, apa dampaknya, langkah pemerintah dan apa yang perlu dilakukan oleh masyarakat,” ujar Qodari.

Terkini