JAKARTA - Pemeriksaan desil serta status penerima bansos bisa diakses melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos dengan menginput NIK dan kode keamanan. Desil merupakan pembagian keluarga ke dalam 10 tingkatan kesejahteraan berdasar variabel sosial ekonomi yang berguna menetapkan penerima bansos.
Warga tidak dapat mengganti desil secara mandiri, namun dapat mengajukan pemutakhiran data bila terjadi perubahan kondisi ekonomi, yang mana desil bakal dihitung ulang oleh BPS.
Bantuan sosial atau bansos merupakan salah satu alat pemerintah dalam merawat daya beli masyarakat sekaligus melindungi kelompok rentan. Memasuki 2026, penyaluran bansos semakin berpatokan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai fondasi data sosial ekonomi.
DTSEN menjadi referensi bersama pemerintah guna menunjang perencanaan, penetapan sasaran, hingga evaluasi bermacam program.
Badan Pusat Statistik atau BPS menerangkan bahwa salah satu rincian penting pada DTSEN yaitu desil, yakni pengelompokan keluarga berdasar posisi relatif tingkat kesejahteraan. Pada halaman Cek Bansos Kementerian Sosial, rujukan data pencarian penerima manfaat tercatat berasal dari DTSEN.
Halaman tersebut turut memaparkan bahwa desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berlandaskan variabel sosial ekonomi, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi hunian, daya listrik, serta kepemilikan aset.
Cara Cek Desil Bansos Lewat HP Masyarakat dapat memeriksa desil maupun status penerima bansos melalui HP pada laman resmi Cek Bansos Kemensos. Pencarian dijalankan dengan memasukkan 16 digit NIK sesuai KTP beserta kode keamanan. Berikut langkah cek desil bansos lewat HP:
Buka peramban di HP.
Akses laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
Tuliskan huruf kode keamanan yang tertera di layar. Bila kode kurang jelas, tekan ikon pembaruan kode.
Klik tombol “Cari Data”.
Sistem bakal menampilkan data penerima manfaat sesuai informasi yang tersedia.
Cermati rincian desil serta jenis bantuan yang tertera, apabila tersedia.
Apa Arti Desil 1 sampai Desil 10? Desil ialah pemetaan keluarga ke dalam 10 kelompok kesejahteraan. Setiap desil mencakup sekitar 10% keluarga di Indonesia, dimulai dari kelompok berposisi kesejahteraan paling rendah hingga paling tinggi.
BPS memaparkan bahwa desil memperlihatkan posisi relatif keluarga pada pemeringkatan kesejahteraan, bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi keluarga. Desil tidak cuma diukur dari satu parameter seperti penghasilan, pekerjaan, daya listrik, atau kepemilikan aset, melainkan gabungan beragam karakteristik sosial ekonomi.
Berikut gambaran arti desil:
Desil 1: kelompok 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Desil 2: kelompok keluarga pada urutan 11% hingga 20% terbawah.
Desil 3: kelompok keluarga pada urutan 21% hingga 30% terbawah.
Desil 4: kelompok keluarga pada urutan 31% hingga 40% terbawah.
Desil 5: kelompok keluarga pada urutan 41% hingga 50%.
Desil 6: kelompok keluarga pada urutan 51% hingga 60%.
Desil 7: kelompok keluarga pada urutan 61% hingga 70%.
Desil 8: kelompok keluarga pada urutan 71% hingga 80%.
Desil 9: kelompok keluarga pada urutan 81% hingga 90%.
Desil 10: kelompok 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.
Makin kecil angka desil, makin rendah posisi kesejahteraan keluarga dalam pemeringkatan nasional. Sebaliknya, makin besar angka desil, makin tinggi posisi relatif kesejahteraan keluarga tersebut.
Desil Berapa yang Berpotensi Dapat Bansos? Merujuk keterangan pada situs resmi Cek Bansos Kemensos, desil dipakai untuk penetapan sasaran bantuan sosial. Keluarga pada desil 1 sampai desil 4 atau 40% terbawah bisa diusulkan sebagai penerima bantuan sosial PKH dan Program Sembako. Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan menjadi peserta PBI-JK.
Pembagiannya dapat dipahami sebagai berikut:
Desil 1: paling berpotensi masuk kelompok prioritas karena berada pada 10% keluarga terbawah.
Desil 2: masih termasuk kelompok prioritas penerima program perlindungan sosial.
Desil 3: masih berada dalam kelompok yang dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Program Sembako.
Desil 4: masih termasuk kelompok 40% terbawah yang dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Program Sembako.
Desil 5: dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
Desil 6 sampai desil 10: umumnya tidak menjadi sasaran utama PKH dan Program Sembako yang ditujukan untuk kelompok kesejahteraan terbawah.
Apakah Desil Bisa Diturunkan agar Dapat Bansos? Masyarakat tidak dapat menurunkan, memilih, atau mengubah angka desil secara mandiri. BPS menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali, sedangkan posisi desil tetap ditentukan berdasarkan data dan metode yang berlaku.
Laman Cek Bansos Kemensos juga menjelaskan bahwa desil bersifat dinamis. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat memperbarui data melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata. Setelah itu, desil akan dihitung ulang oleh BPS secara periodik.
Dengan kata lain, yang bisa dilakukan masyarakat bukan “menurunkan desil”, melainkan mengajukan pembaruan data jika kondisi ekonomi, pekerjaan, penghasilan, jumlah tanggungan, domisili, atau kondisi rumah sudah tidak sesuai dengan data yang tercatat.
Berapa Lama Desil Bisa Berubah? Perubahan desil tidak berlangsung instan. Setelah masyarakat mengajukan pembaruan data, informasi tersebut menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali. Posisi desil tetap ditentukan berdasarkan data dan metode yang berlaku.
Hasil pembaruan data juga tidak selalu membuat desil turun. Jika hasil verifikasi menunjukkan kondisi keluarga sesuai data lama atau lebih baik, desil dapat tetap atau naik. Sebaliknya, jika kondisi sosial ekonomi terbukti menurun, posisi desil dapat berubah setelah pemutakhiran.
Apakah Setelah Desil Turun Bansos Langsung Cair? Tidak otomatis. Masuk desil prioritas tidak langsung membuat seseorang menerima bansos pada bulan yang sama. Penetapan penerima bansos tetap bergantung pada:
Hasil verifikasi dan validasi.
Daftar sasaran program.
Kuota atau alokasi program.
Ketentuan masing-masing program.
Status daftar bayar periode berjalan.
Mekanisme penyaluran melalui bank, pos, atau kanal lain yang ditetapkan pemerintah.
Sebab itu, masyarakat perlu memahami bahwa perbaikan data desil merupakan langkah penyesuaian data agar pas dengan keadaan sesungguhnya, bukan garansi langsung memperoleh PKH, BPNT/Program Sembako, PBI-JK, maupun bantuan sosial lainnya.
Cara Memperbaiki Data Desil Bansos BPS menyebut pembaruan informasi diri atau keluarga dapat disampaikan melalui mekanisme usul dan sanggah pada kanal resmi yang tersedia, antara lain Cek Bansos Kemensos atau aplikasinya, SIKS-NG melalui operator desa/kelurahan, serta Cek DTSEN BPS.
Terdapat tiga jalan yang bisa diambil masyarakat untuk membenahi data desil:
A. Melalui laman Cek Bansos Kemensos Masyarakat dapat lebih dulu mengecek status data melalui Cek Bansos Kemensos. Jika informasi desil atau status bantuan tidak sesuai kondisi nyata, masyarakat dapat melanjutkan pembaruan melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos.
Prosedur umum:
Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
Isi kode keamanan.
Klik “Cari Data”.
Periksa informasi desil dan jenis bantuan.
Jika data tidak sesuai, siapkan dokumen pendukung dan ajukan pembaruan melalui jalur resmi.
B. Melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos menyediakan fitur Usul-Sanggah di aplikasi Cek Bansos. Fitur ini dibuat untuk mengatasi dua masalah data bansos, yaitu warga yang berhak tetapi tidak menerima bantuan dan warga yang tidak berhak tetapi masih menerima bantuan.
Berikut langkah umum menggunakan aplikasi Cek Bansos:
Unduh aplikasi Cek Bansos resmi Kementerian Sosial. Pastikan pengembang aplikasi adalah Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Login atau buat akun menggunakan data kependudukan yang benar.
Pilih menu Usul-Sanggah.
Ajukan usulan jika merasa layak menerima bansos tetapi belum masuk data.
Ajukan sanggahan jika menemukan penerima yang dinilai tidak layak.
Isi data sesuai kondisi sebenarnya.
Lampirkan foto atau dokumen pendukung jika diminta.
Kirim pengajuan dan tunggu proses verifikasi.
C. Melalui RT/RW, desa, kelurahan, atau dinas sosial Kemensos menjelaskan jalur formal pemutakhiran data dapat dilakukan melalui usulan RT/RW, musyawarah desa atau kelurahan, kemudian diteruskan ke dinas sosial. Usulan dari jalur daerah dan usul-sanggah akan dikirim kembali ke BPS untuk dimutakhirkan, lalu dikembalikan ke Kemensos.
Langkah yang dapat dilakukan:
Datang ke RT/RW, desa, atau kelurahan sesuai domisili.
Sampaikan bahwa data sosial ekonomi dalam DTSEN tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Pastikan NIK, KK, alamat, pekerjaan, penghasilan, dan susunan keluarga sudah benar.
Minta data keluarga diusulkan dalam musyawarah desa atau kelurahan.
Pantau proses usulan di dinas sosial kabupaten/kota.
Tunggu proses verifikasi, validasi, dan pemutakhiran data.
Data Apa yang Perlu Diperbaiki? Lantaran desil dihitung berdasarkan bermacam indikator sosial ekonomi, warga perlu memastikan data terdaftar sudah selaras dengan kondisi aktual. Data yang wajib diperiksa meliputi:
NIK sesuai KTP.
Nomor Kartu Keluarga.
Alamat dan domisili.
Susunan anggota keluarga.
Pekerjaan anggota keluarga.
Penghasilan keluarga.
Jumlah tanggungan.
Kondisi rumah.
Daya listrik.
Kepemilikan aset.
Pendidikan anggota keluarga.
Kondisi kesehatan, lansia, anak, atau penyandang disabilitas dalam keluarga.
Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan Untuk mengajukan pembaruan data desil, masyarakat sebaiknya menyiapkan dokumen identitas dan bukti pendukung kondisi sosial ekonomi. Dokumen yang dapat disiapkan antara lain:
KTP pemohon atau kepala keluarga.
Kartu Keluarga.
NIK 16 digit sesuai KTP.
Foto rumah tampak depan.
Bukti kondisi rumah atau tempat tinggal.
Informasi pekerjaan dan penghasilan.
Keterangan jumlah tanggungan keluarga.
Keterangan kondisi khusus, seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, anak sekolah, atau anggota keluarga sakit.
Dokumen pendukung lain sesuai permintaan desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos.
Kemensos menyebut masyarakat dapat melakukan usulan atau sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos jika ditemukan ketidaksesuaian data dalam DTSEN. Pengajuan tersebut dapat dilengkapi foto rumah dan dokumen pelengkap.
Melalui pemahaman atas tata cara cek desil bansos via HP beserta saluran pembaruan data resmi, warga dapat memastikan data sosial ekonominya selaras dengan kondisi sebenarnya. Walau begitu, warga tidak bisa menurunkan desil secara mandiri demi memperoleh bansos, sebab pematokan desil maupun penerima bantuan tetap tunduk pada verifikasi, validasi, serta pemeringkatan data dari pemerintah.
FAQ Penurunan Desil Bansos
Bagaimana cara mengecek desil bansos lewat HP? Anda dapat mengecek desil bansos lewat HP dengan mengunjungi laman resmi Cek Bansos Kemensos, memasukkan NIK 16 digit sesuai KTP, dan kode keamanan yang muncul di layar.
Apa yang dimaksud dengan desil dalam konteks bansos? Desil adalah pengelompokan keluarga ke dalam 10 kelompok kesejahteraan berdasarkan variabel sosial ekonomi, seperti pekerjaan dan kondisi rumah, untuk menentukan penerima bansos.
Apakah desil bisa diubah agar dapat menerima bansos? Desil tidak bisa diubah secara mandiri. Masyarakat dapat mengajukan pembaruan data jika kondisi ekonomi berubah, dan desil akan dihitung ulang oleh BPS.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk perubahan desil? Perubahan desil tidak instan. Setelah pembaruan data diajukan, proses verifikasi dan pemutakhiran dilakukan sebelum desil dapat berubah.
Apakah setelah desil turun bansos langsung cair? Tidak otomatis. Penerimaan bansos bergantung pada hasil verifikasi, daftar sasaran program, dan ketentuan program yang berlaku.