JAKARTA - Liburan pada musim kemarau kerap menjadi pilihan lantaran cuaca cerah memudahkan eksplorasi berbagai destinasi, khususnya area luar ruangan.
Kendati demikian, berlibur di tengah suhu udara yang terik menuntut kewaspadaan ekstra untuk mencegah dehidrasi serta gangguan kesehatan fisik.
Persiapan tidak sekadar menyusun jadwal perjalanan, melainkan juga menyesuaikan pakaian, waktu aktivitas, hingga lokasi destinasi yang dikunjungi.
Pertama, gunakan busana yang berbahan ringan, berpotongan longgar, serta berwarna cerah seperti bahan linen atau katun agar sirkulasi udara tetap terjaga.
Kedua, siapkan pelindung tambahan seperti topi bertepi lebar atau payung guna meminimalkan paparan langsung sinar matahari di area minim tempat berteduh.
Ketiga, atur ulang jadwal kegiatan luar ruangan dengan memprioritaskan pagi atau sore hari, sedangkan siang hari dimanfaatkan untuk beristirahat di area tertutup.
Keempat, utamakan destinasi yang menyediakan area rimbun atau fasilitas indoor berpendingin udara agar tubuh tidak terus-menerus terpapar panas.
Kelima, aplikasikan tabir surya secara berkala serta kacamata hitam guna melindungi kulit dan mata dari bahaya radiasi ultraviolet.
Keenam, pastikan kecukupan cairan tubuh dengan rutin mengonsumsi air putih serta menyempatkan istirahat berkala apabila fisik mulai merasa lelah.