BPJS Kesehatan Apresiasi Faskes Lewat Seva Paramahita Award 2026

Selasa, 15 September 2026 | 21:36:31 WIB
BPJS Kesehatan Apresiasi Faskes Lewat Seva Paramahita Award 2026.

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menganugerahkan Seva Paramahita Award 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi fasilitas kesehatan (faskes) yang konsisten memberikan layanan bermutu.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Stevanus Adrianto Passat pada acara penganugerahan di Jakarta, Selasa menyatakan bahwa ajang ini merupakan bentuk penghormatan bagi para tenaga medis yang melayani publik secara luar biasa.

"Seva Paramita Award mencerminkan semangat pengabdian melalui pelayanan terbaik," kata Stevanus.

Stevanus menerangkan bahwa kualitas pelayanan senantiasa berlandaskan pada tata kelola serta integritas kokoh dari setiap lini fasilitas kesehatan.

"Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas pencapaian, tetapi juga peneguhan tanggung jawab moral dan profesional untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi peserta JKN kami," ujar Stevanus.

Sejalan dengan hal itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menggarisbawahi urgensi nilai gotong royong yang menjadi fokus utama dalam gelaran tahun ini.

Menurut Prihati Pujowaskito, tema tersebut menegaskan bahwa keberlangsungan program jaminan kesehatan tidak bisa diampu sendiri oleh BPJS Kesehatan lewat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tanpa didampingi kemitraan strategis faskes.

"JKN adalah kerja bersama dan membutuhkan kolaborasi seluruh ekosistem, terutama faskes sebagai mitra strategis dalam memberikan pelayanan kepada peserta," ucap Prihati Pujowaskito.

Prihati Pujowaskito berharap faskes yang memperoleh penghargaan sanggup menjadi percontohan sekaligus wadah pertukaran praktik terbaik dalam peningkatan mutu layanan bagi faskes lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maria Endang Sumiwi ikut melayangkan apresiasi atas kemitraan yang terjalin harmonis.

Maria Endang Sumiwi meyakini apresiasi ini sanggup memacu motivasi seluruh nakes agar terus melayani pasien secara aman, berkualitas, dan beretika.

"Tidak ada program JKN yang berkelanjutan tanpa hubungan kerjasama yang sehat antara Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Karena itu, saya melihat tema pertemuan hari ini, yaitu gotong-royong untuk jaminan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan sangat relevan dengan tantangan pembangunan kesehatan kami saat ini," tutur Maria Endang Sumiwi.

Terkini