Ketahui Mana yang Lebih Sehat Antara Putih Telur dan Telur Utuh

Jumat, 18 September 2026 | 22:13:01 WIB
Ilustrasi Telur.

JAKARTA — Putih telur kerap dipandang sebagai pilihan konsumsi yang lebih menyehatkan ketimbang telur utuh, khususnya bagi kalangan yang sedang mengontrol berat badan.

Anggapan tersebut mengemuka karena putih telur menyimpan kandungan protein tinggi dengan tingkat lemak serta kalori yang amat rendah.

Mengutip Real Simple, ahli diet terdaftar Emma Newell menjelaskan bahwa telur utuh sejatinya tergolong sebagai bahan pangan yang sangat padat gizi.

Satu butir telur ukuran besar menyuplai sekitar 70 kalori, 6 gram protein, serta 13 jenis vitamin dan mineral esensial bagi tubuh.

Sekitar 90 persen struktur putih telur terdiri atas air, sedangkan 10 persen sisanya dipenuhi protein lengkap yang mengandung sembilan asam amino esensial.

Kandungan asam amino berfungsi memperbaiki serta membentuk jaringan otot, sehingga putih telur difavoritkan untuk mendongkrak asupan protein harian.

Selain protein, putih telur juga diperkaya vitamin B kompleks seperti riboflavin yang membantu mengonversi nutrisi makanan menjadi sumber energi.

Meski putih telur unggul dari segi protein murni, kuning telur memegang peranan krusial dalam menyediakan nutrisi pelengkap.

Kuning telur membawa sekitar 5 gram lemak serta 211 miligram kolesterol yang acapkali dihindari oleh sebagian konsumen.

Padahal, bagian kuning telur kaya akan vitamin B12, vitamin A, D, K, serta lutein dan zeaksantin yang amat penting untuk pemeliharaan fungsi penglihatan.

Kuning telur juga mengandungi kolin untuk ketajaman memori otak, serta folat dan biotin guna mendukung kesehatan janin, kulit, dan rambut.

Kandungan protein pada putih telur memang efektif membantu pembentukan jaringan otot pascaolahraga, meski konsumsi telur utuh juga memberi manfaat serupa.

Mengenai isu kolesterol, studi terkini menunjukkan bahwa lemak jenuh dari pola makan secara umum lebih berisiko meningkatkan kadar kolesterol darah dibanding kolesterol makanan.

Pada individu sehat, mengonsumsi telur utuh justru dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menekan tingkat resistensi insulin.

Newell tidak menyarankan seseorang untuk rutin membuang kuning telur kecuali atas pertimbangan arahan medis dari dokter atau ahli gizi.

"Putih telur hanya menyediakan sumber protein. Jika tidak menyertakan kuning telur, Anda kehilangan sejumlah nutrisi penting dan rasa kenyang yang bisa diberikan telur utuh," kata Newell.

Secara keseluruhan, telur utuh menawarkan pemenuhan gizi yang jauh lebih lengkap, sementara putih telur cocok dijadikan opsi tambahan sesuai kebutuhan nutrisi harian.

Terkini