ABB Dukung Transisi Energi Terbarukan di Indonesia melalui Inovasi Proteksi Listrik

ABB Dukung Transisi Energi Terbarukan di Indonesia melalui Inovasi Proteksi Listrik

Jakarta – Transisi energi di Indonesia semakin mengarah pada elektrifikasi dan penggunaan sumber energi terbarukan, seperti panel surya, energi panas bumi, hingga kendaraan listrik. Menanggapi hal ini, ABB, melalui produk-produk proteksi kelistrikan seperti Miniature Circuit Breaker (MCB), siap mendukung kebutuhan tersebut.

Gerard, President Director PT ABB Sakti Industri menyatakan bahwa peningkatan elektrifikasi dan diversifikasi energi membutuhkan perangkat proteksi listrik yang andal. MCB ABB mampu mendeteksi gangguan seperti arus lebih dan korsleting, memutus aliran listrik dalam 10 milidetik, serta dapat direset dengan mudah tanpa mengganti komponen, sehingga memastikan keamanan sistem kelistrikan.

Seiring dengan upaya Indonesia memodernisasi infrastruktur energi, pasar MCB di negara ini diperkirakan tumbuh pesat. ABB, yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1980-an, turut memperkuat kapasitas produksi melalui pabrik MCB di Cibitung, Jawa Barat. Pabrik ini telah meningkatkan produksi dengan peralatan otomasi canggih, dan MCB ABB mendapat penghargaan "MCB TKDN Terbaik" dari PLN pada 2022.

Gerard juga menekankan peran ABB dalam mendukung transisi energi yang lebih berkelanjutan di Indonesia. 

“Kami bangga menjadi bagian dari sejarah inovasi yang mendorong perlindungan listrik, dari aplikasi rumah tangga hingga industri, sejalan dengan kebutuhan energi yang terus berkembang,” ujarnya.

Secara global, pasar MCB bernilai USD 5,1 miliar pada 2023 dan diproyeksikan tumbuh lebih dari 10% hingga 2030, didorong oleh peningkatan kebutuhan perlindungan listrik di sektor perumahan, komersial, dan industri. ABB terus berkomitmen mendukung upaya global dan nasional menuju energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index