Chandra Daya

Chandra Daya CDIA Catat Pertumbuhan Keuangan Gemilang 2025 Luar Biasa

Chandra Daya CDIA Catat Pertumbuhan Keuangan Gemilang 2025 Luar Biasa
Chandra Daya CDIA Catat Pertumbuhan Keuangan Gemilang 2025 Luar Biasa

JAKARTA - Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). 

Di tahun pertama sebagai perusahaan publik, CDIA berhasil membukukan kinerja keuangan luar biasa, dengan pendapatan meningkat 44,8% year-on-year (YoY) menjadi US$148 juta. EBITDA melonjak 288% menjadi US$118,8 juta, sedangkan laba bersih setelah pajak tumbuh 281,7% menjadi US$127,8 juta.

Pencapaian ini menegaskan disiplin operasional, ketangguhan platform bisnis, dan strategi pertumbuhan yang terukur. Keberhasilan CDIA juga tercermin dari penetapan dividen interim US$10 juta, menegaskan komitmen memberikan nilai kepada pemegang saham sambil tetap menjaga struktur permodalan yang sehat. 

Kinerja Keuangan 2025

Sepanjang 2025, CDIA menegaskan posisinya sebagai perusahaan infrastruktur dan logistik yang solid. Pertumbuhan EBITDA dan laba bersih mencerminkan disiplin perusahaan dalam mengeksekusi strategi yang telah ditetapkan. 

Direktur Jonathan Kandinata menekankan bahwa capaian ini menunjukkan ketangguhan operasional dan manajemen yang fokus pada efisiensi serta nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Dividen interim yang ditetapkan sebesar US$10 juta menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pemegang saham, sekaligus menjaga struktur permodalan yang prudent untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. 

Profitabilitas yang tinggi dan konsisten ini juga memperkuat kepercayaan investor dan pemangku kepentingan terhadap kemampuan CDIA mengelola aset dan ekspansi bisnis.

Strategi Pendanaan Terdiversifikasi

CDIA memperkuat struktur pendanaan melalui kombinasi sumber dana yang beragam. Modal tambahan diperoleh dari penyertaan Chandra Asri Group dan EGCO Group, hasil IPO Juli 2025, serta fasilitas perbankan domestik dan internasional, termasuk US$100 juta dari Bangkok Bank. Dukungan perbankan lainnya berasal dari Bank Danamon dan BTN.

Pendekatan ini memungkinkan CDIA memiliki liquidity pool sebesar US$803,3 juta pada akhir tahun 2025, memberikan fleksibilitas finansial untuk ekspansi di seluruh pilar infrastruktur. 

Strategi pendanaan terdiversifikasi ini juga menambah kepercayaan pemangku kepentingan, baik dari sisi ekuitas maupun kredit, terhadap rencana jangka panjang perusahaan.

Ekspansi Infrastruktur dan Logistik Darat

CDIA mempercepat pengembangan infrastruktur melalui akuisisi dan pengembangan aset strategis. Akuisisi PT Barito Investa Prima menjadi PT Chandra Investa Prima memperkuat lini logistik darat. Perusahaan juga membangun kapabilitas cold chain dan menambah 50 truk untuk memperluas cakupan layanan.

Investasi tambahan dilakukan dalam pembangunan gudang dan lahan di Cilegon serta pembangunan tiga tangki bitumen dengan kapasitas total 12.000 meter kubik, sekaligus mendorong proyek tangki penyimpanan dan pipa etilena yang didanai dari hasil IPO. 

Strategi ini menegaskan komitmen CDIA untuk mengintegrasikan berbagai layanan logistik dan infrastruktur dalam ekosistem yang efisien.

Logistik Maritim dan Energi Terbarukan

Di segmen logistik maritim, CDIA melanjutkan pembangunan dua kapal kimia berkapasitas 9.000 DWT serta meningkatkan kepemilikan di CSI dan MIM hingga 99,99%. Langkah ini memperkuat posisi perusahaan dalam rantai distribusi logistik nasional dan regional.

Selain itu, kapasitas pembangkit surya CDIA meningkat menjadi 11 MWp, memperluas portofolio energi terbarukan. Diversifikasi ini tidak hanya mendukung pertumbuhan operasional, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. 

Strategi ini membantu CDIA menghadapi tantangan ketidakpastian global sekaligus membuka peluang bisnis jangka panjang.

Prospek dan Fokus 2026

Memasuki 2026, CDIA berfokus pada ekspansi disiplin di seluruh pilar bisnis, menjaga keunggulan operasional, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. 

Fondasi yang kuat dari tahun 2025 menjadi modal untuk terus memperluas kapasitas operasional, meningkatkan cakupan layanan logistik dan energi, serta memperkuat integrasi platform infrastruktur.

Pendekatan berbasis data dan manajemen risiko menjadi kunci strategi CDIA untuk menghadapi dinamika pasar domestik maupun global. 

Dengan platform yang terdiversifikasi dan strategi yang matang, CDIA siap mempertahankan momentum pertumbuhan, meningkatkan volume layanan, serta memperluas pangsa pasar di sektor logistik, energi, dan infrastruktur nasional.

Keberhasilan CDIA menunjukkan bahwa perusahaan yang menggabungkan strategi terintegrasi, disiplin operasional, dan manajemen keuangan prudent dapat mencapai pertumbuhan signifikan sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. 

Dengan komitmen pada inovasi dan ekspansi strategis, CDIA diproyeksikan tetap menjadi pemain utama di industri infrastruktur dan logistik Indonesia di tahun-tahun mendatang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index