Emiten Sawit DSNG Sepakat Bagikan Dividen Rp498 Miliar

Emiten Sawit DSNG Sepakat Bagikan Dividen Rp498 Miliar
Ilustrasi Pohon Sawit.

JAKARTA – Emiten kelapa sawit PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) resmi menetapkan pembagian dividen total Rp498 miliar dari perolehan tahun buku 2025.

Keputusan strategis ini diambil setelah perseroan menyelesaikan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (9/6/2026).

Dalam agenda rapat tersebut, para pemegang saham DSNG memberikan persetujuan atas penggunaan laba bersih tahun buku 2025.

Alokasi laba tersebut mencakup pembagian dividen tunai bernilai Rp498 miliar, yang setara dengan Rp47 per lembar saham.

Direktur Utama DSNG Andrianto Oetomo, menerangkan bahwa pihaknya selalu berupaya untuk memperkuat fondasi bisnis melalui pengelolaan yang prudent, penuh kehati-hatian, fokus pada peningkatan produktifitas, efisiensi operasional, hingga penerapan prinsip GCG di seluruh segmen bisnis.

”Sepanjang tahun 2025, perseroan menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global, inflasi yang belum sepenuhnya mereda di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian akibat perang dagang yang masih berlangsung. Di tengah situasi tersebut, perseroan tetap menjaga ketahanan bisnis dan fokus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Andrianto dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).

Untuk periode mendatang, emiten berkode saham DSNG ini akan berfokus dalam mengejar pertumbuhan berkelanjutan.

Langkah ini ditempuh lewat penguatan sisi operasional, memacu peningkatan yang kontinu, serta pengelolaan manajemen risiko yang lebih optimal agar tetap tangguh menghadapi dinamika ekonomi global maupun domestik.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan, perusahaan berhasil meraup total pendapatan mencapai Rp12,31 triliun sepanjang 2025.

Pencapaian ini mencatatkan kenaikan sebesar 21,69 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dari perolehan tahun 2024 yang bernilai Rp10,12 triliun.

Sektor kelapa sawit masih mendominasi operasional perusahaan dengan kontribusi mencapai 88 persen dari total pemasukan DSNG.

Sepanjang tahun 2025, lini bisnis ini mengantongi nilai penjualan Rp10,8 triliun atau melonjak 23,5 persen YoY seiring kenaikan rata-rata harga jual CPO sebesar 13,2 persen YoY menjadi Rp14.474 per kg.

Melonjaknya pendapatan operasional ini otomatis ikut mendongkrak perolehan laba bersih perseroan.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 37,93 persen YoY menjadi Rp1,84 triliun pada 2025, dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp1,14 triliun.

Kondisi positif ini membuat keuntungan per saham DSNG ikut terkerek naik dari Rp107,78 menjadi Rp173,63.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index