Transisi Pizza Hut Global Tidak Pengaruhi Operasional PZZA di RI

Transisi Pizza Hut Global Tidak Pengaruhi Operasional PZZA di RI
Gerai Pizza Hut.

JAKARTA - PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) memberikan kepastian bahwa proses transisi hak kepemilikan unit bisnis Pizza Hut pada level global tidak bakal mengganggu operasional ataupun performa perseroan di area Indonesia.

Pihak manajemen PZZA memaparkan aktivitas roda usaha Pizza Hut di tanah air tetap berjalan di bawah bendera PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), menyusul langkah induk Pizza Hut global yaitu Yum! Brands Inc yang memublikasikan ikatan perjanjian pelepasan unit usahanya.

Manajemen PZZA menegaskan kesepakatan transaksi pada level prinsipal dunia itu tidak memberikan dampak negatif terhadap jalannya operasional maupun sektor pelayanan Pizza Hut di Indonesia.

Segenap jaringan outlet Pizza Hut Restaurant serta Pizza Hut Delivery (PHD) dipastikan tetap beroperasi secara normal, mencakup aspek pelayanan konsumen, hubungan kerja sama dengan mitra dagang, hingga eksekusi blueprint bisnis perusahaan.

President Director & Chief Executive Officer PT Sarimelati Kencana Tbk Boy Lukito menyampaikan bahwa emiten tersebut merespons positif langkah taktis Yum! Brands dalam memperkokoh posisi jaringan Pizza Hut di kancah dunia.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan prinsipal selama masa transisi ini dan tetap fokus pada pelaksanaan strategi pertumbuhan di Indonesia, sekaligus memastikan layanan terbaik bagi pelanggan di seluruh Indonesia," ujar Boy dalam keterangan resmi, Selasa (17/6/2026).

Pihak emiten pun menjamin kontrak waralaba yang dipegang saat ini tetap berlaku sah, serta tidak ada pergeseran pada bagan kepemilikan, kendali, maupun kedudukan posisi PZZA sebagai emiten publik.

Bukan cuma itu, ikatan kerja, sokongan teknis operasional, hingga jalinan komunikasi harian bersama pihak prinsipal dunia dipastikan tetap bergulir sebagaimana mestinya di sepanjang periode transisi.

Manajemen membeberkan grafik performa bisnis serta operasional Pizza Hut Indonesia juga memperlihatkan indikator positif dalam kurun beberapa kuartal ke belakang.

PZZA sukses membukukan perolehan laba bersih selama enam kuartal secara berturut-turut terhitung sejak periode kuartal IV/2024, yang menjadi sinyal kuat akselerasi pemulihan bisnis korporasi.

Lebih jauh, PZZA memandang positif masuknya LongRange Capital selaku pemilik anyar Pizza Hut untuk sektor pasar internasional di luar wilayah Tiongkok.

Mengacu pada penjelasan prinsipal global, LongRange Capital membawa skema pendekatan yang berkonsentrasi pada penguatan lini operasional, peningkatan kepuasan konsumen, serta ekspansi jangka panjang lewat kemitraan erat bersama jajaran manajemen dan para franchisee di penjuru dunia.

Langkah Yum! Brands Inc melepas lini bisnis Pizza Hut global menuju entitas swasta LongRange Capital dan Yum! China Holdings diestimasi mencatatkan nilai transaksi mencapai US$2,7 miliar.

Melansir dari publikasi portal resmi Yum! Brands, direksi memaparkan aksi pelepasan Pizza Hut Global kepada LongRange tidak mencakup hak merek Pizza Hut di area China, karena sektor tersebut bakal diambil alih Yum! China Holdings.

Menilik bagan detailnya, Yum! melego Pizza Hut Global di luar China kepada LongRange dengan nilai berkisar US$1,5 miliar, serta berpeluang meraih bonus dana tambahan US$75 juta pada 2030.

Sementara untuk kesepakatan bersama Yum China, Yum! melepas Pizza Hut China senilai US$1,2 miliar. Dari sepasang transaksi itu, Yum! memproyeksikan perolehan dana bersih US$2,3 miliar pasca dipotong kewajiban pajak dan biaya logistik penutupan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index