Harga Emas Antam Turun Rp5.000 dan Spread Meluas Jadi Rp267.000 per Gram

Harga Emas Antam Turun Rp5.000 dan Spread Meluas Jadi Rp267.000 per Gram
Ilustrasi Emas Antam.

JAKARTA - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami penurunan sebesar Rp5.000 menjadi Rp2.668.000 per gram pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Di sisi lain, harga pembelian kembali atau buyback oleh Logam Mulia juga merosot Rp7.000 menjadi Rp2.401.000 per gram. Berdasarkan data yang dihimpun, selisih atau spread antara harga jual emas dan harga buyback kini menyentuh Rp267.000 per gram.

Selama ini, Antam menetapkan dua jenis harga untuk produk emas batangan mereka, yaitu harga emas atau harga beli serta harga beli kembali atau buyback.

Harga emas yang tertera di atas merupakan nilai yang berlaku saat investor membeli emas langsung dari gerai Logam Mulia. Sementara itu, harga buyback adalah nilai yang berlaku ketika investor menjual kembali emas mereka ke gerai Logam Mulia.

Oleh karena itu, apabila membeli emas dari Antam pada pagi hari, Anda harus membayar Rp2.668.000 per gram. Jika karena suatu urusan mendesak Anda terpaksa menjualnya kembali pada siang atau sore hari, emas Anda hanya akan dihargai Rp2.401.000 per gram oleh Logam Mulia.

Dua macam harga tersebut sangat penting untuk dicermati bagi siapa saja yang berniat serius menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan selisih tersebut, seorang investor berisiko salah dalam menghitung potensi keuntungan maupun kerugian.

Melihat selisih harga jual dan harga beli atau spread yang cukup besar tersebut, instrumen emas dinilai lebih pas untuk investasi dalam jangka panjang. Dalam jangka panjang, investor bisa mengharapkan kenaikan harga emas yang cukup tinggi demi menutup selisih harga jual dan buyback, sekaligus mencetak keuntungan.

Berikut adalah kalkulasi mengenai potensi keuntungan atau kerugian bagi para investor emas Antam saat ini berdasarkan waktu pembelian:

Untuk emas yang dibeli pada 13 Juni 2026 dengan harga Rp2.711.000 per gram, potensi kerugian mencapai 11,43 persen terhadap harga buyback hari ini. Pembelian pada 20 Mei 2026 di harga Rp2.765.000 per gram mencatat potensi kerugian sebesar 13,16 persen.

Sementara itu, pembelian pada 20 Maret 2026 di harga Rp2.893.000 per gram mengalami potensi kerugian 17,01 persen, dan pembelian pada 20 Desember 2025 di harga Rp2.491.000 per gram mencatat potensi kerugian 3,61 persen.

Sebaliknya, investasi emas mulai menunjukkan keuntungan untuk kepemilikan yang lebih lama. Pembelian pada 20 September 2025 dengan harga Rp2.122.000 per gram memberikan potensi laba sebesar 13,15 persen.

Pembelian pada 20 Juni 2025 di harga Rp1.936.000 per gram mendatangkan untung 24,02 persen, sedangkan pembelian pada 20 Maret 2025 dengan harga Rp1.774.000 per gram menghasilkan keuntungan 35,34 persen.

Keuntungan yang lebih besar didapatkan dari pembelian pada 20 Desember 2024 di harga Rp1.515.000 per gram dengan potensi laba 58,48 persen.

Pembelian pada 20 September 2024 di harga Rp1.443.000 per gram mencatat untung 66,39 persen, dan pembelian pada 20 Juni 2024 dengan harga Rp1.355.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan mencapai 77,20 persen.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index