JAKARTA - PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) telah mengalokasikan investasi senilai kurang lebih Rp250 miliar untuk membangun Impack Polymer Science Institute (IPSI), sebuah pusat edukasi polimer guna memenuhi kebutuhan sektor manufaktur plastik.
Pembangunan IPSI direalisasikan lewat kemitraan strategis dengan SKZ–German Plastics Center (SKZ–Das Kunststoff Zentrum), yang merupakan salah satu lembaga riset dan teknologi polimer bereputasi global asal Jerman.
Direktur Utama Impack Pratama Industri Haryanto Tjiptodihardjo menuturkan bahwa dana Rp250 miliar tersebut difokuskan untuk mendirikan IPSI sebagai fasilitas pembelajaran polimer berskala internasional.
Infrastruktur ini disiapkan untuk membekali para lulusan sekolah menengah seperti SMA dan SMK dengan keahlian praktis yang adaptif terhadap perkembangan dunia industri.
“Pengembangan IPSI merupakan investasi jangka panjang perseroan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui kolaborasi dengan SKZ, kami berkomitmen menghadirkan pelatihan berstandar internasional untuk mendukung upaya pemerintah mengurangi pengangguran sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan dan pendapatan bagi masyarakat,” kata Haryanto.
Lembaga pelatihan IPSI menyediakan tiga segmen kurikulum, yakni pengetahuan dasar dan proses manufaktur polimer, pelatihan bagi operator produksi, serta pelatihan teknis pemeliharaan mesin-mesin industri.
Program ini dirancang terbuka untuk umum, mulai dari lulusan SMA/SMK, pekerja baru, hingga tenaga kerja profesional yang bermaksud meningkatkan kualifikasi kompetensi di bidang manufaktur polimer.
Melalui pendekatan praktis (hands-on training) yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar, IPSI ditargetkan dapat mencetak SDM terampil yang siap pakai guna mendukung keberlanjutan industri polimer nasional.
Mitra strategis IMPC, yaitu SKZ, didirikan sejak tahun 1961 dan berpengalaman lebih dari 60 tahun dalam riset polimer, dengan capaian melatih lebih dari 13.000 peserta lewat 600 program setiap tahunnya.
Adapun IMPC bergerak di bidang manufaktur serta distribusi material bangunan dan barang berbahan plastik, dengan portofolio produk unggulan seperti SolarTuff, TwinLite, hingga Alderon.