Stok BBM Pulau Enggano Aman 40 Hari dan Pengiriman Lanjut September

Stok BBM Pulau Enggano Aman 40 Hari dan Pengiriman Lanjut September
PT Pertamina Patra Niaga.

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di pulau terluar Indonesia yang berada di Provinsi Bengkulu, yakni Pulau Enggano, berada dalam kondisi aman. Pasokan tersebut diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan warga setempat hingga 40 hari mendatang.

"Untuk Enggano, kapal sudah berangkat dari Pulau Baai ke Enggano pada Senin. Kapal membawa kargo Pertalite sebanyak 48 kiloliter, Biosolar 16 kiloliter dan minyak tanah sebanyak 8 kiloliter," kata Sales Area Manager Retail Bengkulu PT Pertamina Patra Niaga Mochammad Farid Akbar di Bengkulu, Rabu.

Farid menjelaskan bahwa pengiriman BBM menggunakan moda transportasi laut tersebut diperkirakan sanggup memenuhi konsumsi harian masyarakat di Enggano untuk rentang waktu 30 sampai 40 hari.

"Estimasi daya tahan BBM Pertalite di Enggano sekitar 30 sampai 40 hari ke depan. Biosolar sama, minyak tanah sama," ujarnya.

Ia menambahkan, persediaan Biosolar di wilayah tersebut tergolong relatif melimpah lantaran kegiatan melaut para nelayan setempat belum berjalan secara penuh. Faktor ini menyebabkan stok Biosolar bertahan lebih lama.

"Untuk Biosolar lebih banyak (ketahanan dan stoknya) karena kelihatannya banyak nelayan yang tidak melaut. Jadi stok Biosolar kami di Pulau Enggano cukup banyak," kata Farid.

Selain ketersediaan barang, Farid menegaskan situasi antrean BBM di Pulau Enggano telah kembali terkendali. Lonjakan antrean yang sempat timbul sebelumnya dipicu oleh banyaknya warga yang hendak mengisi bahan bakar sebelum berangkat menggunakan kapal KM MT Hariono menuju Bengkulu.

Kapal KM MT Hariono sendiri beroperasi melayani pengangkutan penumpang beserta kendaraan bermotor rute Enggano-Bengkulu. Hal itu mendorong masyarakat melakukan pengisian BBM secara serentak sebelum kapal berlayar sehingga menimbulkan antrean sementara di lokasi SPBU.

"Info terakhir, Alhamdulillah antrean sudah cukup kondusif. Sekarang antreannya sudah tidak panjang lagi, sudah normal," ucapnya.

Atas tersalurkannya pasokan teranyar ini, Pertamina menjamin pelayanan BBM untuk warga Enggano terus berjalan lancar. Agenda pengiriman tahap selanjutnya pun telah disiapkan demi menjaga keberlanjutan pasokan energi di kawasan terluar tersebut.

Farid menyampaikan bahwa pengiriman pasokan BBM berikutnya dari Bengkulu menuju Pulau Enggano dijadwalkan kembali pada pertengahan September 2026 dengan memperhitungkan kecukupan stok serta durasi perjalanan laut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index