WNA Polandia Hilang Terseret Arus di Pantai Jembrana, Ditemukan Tewas Tiga Hari Kemudian

WNA Polandia Hilang Terseret Arus di Pantai Jembrana, Ditemukan Tewas Tiga Hari Kemudian

PORTALENERGI.ID — Kronologi kehilangan Marcin bermula pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Warga setempat menemukan sepeda motor dan barang-barang miliknya terparkir di area Pantai Tembles tanpa ada pemilik. Kecurigaan langsung muncul karena kendaraan tersebut dibiarkan begitu saja hingga hari mulai gelap.

Laporan resmi baru diterima Kantor Basarnas Denpasar keesokan harinya, Senin (31/8/2026) pukul 05.55 WITA. Identitas korban sempat simpang siur. Pada hari pertama, Marcin dilaporkan sebagai WNA asal Inggris. Namun, dokumen identitas resmi yang ditemukan pada hari kedua pencarian akhirnya memastikan bahwa ia adalah warga negara Polandia.

Penyisiran Laut, Darat, dan Udara Menemukan Titik Terang

Memasuki hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan tak hanya mengandalkan penyisiran manual. Satu unit perahu karet (rubber boat) Basarnas dikerahkan untuk menyisir perairan ke arah barat Pantai Tembles sejak pukul 07.40 WITA. Empat personel berada di atasnya untuk memperluas area pencarian.

Dari jalur udara, tim mengerahkan drone thermal untuk memindai kondisi perairan dan pesisir. Cara ini dipakai untuk mendeteksi kemungkinan adanya objek atau panas tubuh yang sulit terlihat dari jarak dekat. Personel gabungan juga berjalan kaki menyusuri garis pantai ke arah barat.

Upaya itu membuahkan hasil pada sore hari. Sekitar pukul 17.20 WITA, warga melaporkan penemuan sesosok jasad yang terdampar di pesisir Pantai Yeh Kuning, atau yang dikenal juga sebagai Pantai Air Kuning.

Ditemukan 7,5 Kilometer dari Titik Hilang

Jarak antara lokasi penemuan dan tempat korban pertama kali hilang terbilang cukup jauh. Pantai Yeh Kuning berada sekitar 7,5 kilometer di sebelah barat Pantai Tembles. Korban pertama kali dilihat oleh warga dalam kondisi sudah kaku sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, membenarkan temuan tersebut. "Kami menerima informasi dari rekan-rekan di lapangan mengenai penemuan jenazah yang terdampar di pinggir Pantai Air Kuning," ujarnya, Kamis (3/9/2026).

Jenazah Marcin langsung dievakuasi menggunakan ambulans Biddokkes Polres Jembrana dan dibawa ke RSU Negara untuk proses identifikasi medis serta penanganan lebih lanjut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index