Xabi Alonso: Chelsea Kebobolan 12 Gol, Terbanyak di Premier League

Xabi Alonso: Chelsea Kebobolan 12 Gol, Terbanyak di Premier League

PORTALENERGI.ID — Chelsea menelan kekalahan 0-3 di markas Brentford setelah Jaidon Anthony membuka keunggulan pada menit ke-61. Tanpa Joao Pedro yang absen karena cedera lutut, lini serang Chelsea kehilangan ketajaman dan pertahanan mereka runtuh di babak kedua.

Kekalahan di Gtech Community Stadium memperpanjang masalah pertahanan Chelsea musim ini. Tim asuhan Xabi Alonso sudah kebobolan 12 gol di Premier League, jumlah terbanyak dibandingkan tim mana pun, meski mereka telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dari rival-rivalnya.

Alonso menjadi manajer keenam yang kebobolan dua gol atau lebih dalam masing-masing dari lima laga pertamanya di Premier League. Statistik itu menegaskan satu hal: Chelsea harus segera menghentikan kebocoran di lini belakang.

Tanpa Joao Pedro, Serangan Chelsea Kehilangan Arah

Absennya Joao Pedro karena cedera lutut mengubah wajah lini depan Chelsea. Penyerang asal Brasil itu datang ke pekan ini sebagai pemain dengan keterlibatan gol terbanyak di Premier League, mencetak tiga gol dan memberi tiga assist dalam empat penampilan.

Danny Welbeck dipasang sebagai pengganti, tetapi kesulitan memberi dampak. Pemain berusia 35 tahun itu hanya mencatat 17 sentuhan sebelum ditarik keluar pada menit ke-71.

Berbeda dari Joao Pedro yang mampu menciptakan peluang sendiri, Welbeck sulit memengaruhi jalannya pertandingan. Morgan Rogers, yang didatangkan dengan harga rekor klub 117 juta poundsterling, tampil paling sepi sejak bergabung dari Aston Villa.

Gol dari Set-Piece Kembali Menjadi Momok

Keunggulan Brentford lahir dari skema bola mati. Jaidon Anthony mencetak gol lewat sundulan sederhana dari sepak pojok, menambah daftar panjang kelemahan Chelsea dalam bertahan dari set-piece.

Sejak awal musim lalu, Chelsea sudah kebobolan 23 gol dari situasi bola mati, terbanyak di Premier League. Musim ini, totalnya sudah mencapai lima gol dari skema serupa.

Kapten pengganti Levi Colwill mengakui masalah ini kepada Sky Sports. "Tidak cukup baik. Kadang-kadang kami diganggu di dalam kotak penalti dan kami jelas perlu memperbaiki diri," ujarnya.

"Kami sepenuhnya percaya pada pelatih set-piece kami dan masih menyesuaikan diri dengan ide-ide baru, tetapi kami harus berkembang sebagai tim," tambah Colwill.

Alonso Akui Konsistensi dan Mentalitas Tim Menurun

Alonso menilai timnya kehilangan konsistensi dan mentalitas kompetitif di babak kedua. Brentford menambah dua gol di akhir pertandingan untuk memastikan kemenangan 3-0.

"Saya akan mengatakan bahwa kami telah menurunkan konsistensi dan mentalitas kompetitif kami di babak kedua. Kami tahu detail-detail kecil bisa menentukan," kata Alonso usai pertandingan.

Manajer asal Spanyol itu juga menegaskan timnya tidak mencari alasan. "Kami perlu saling melihat dan tahu bahwa kami harus bekerja dan berkembang karena masih ada jalan panjang," ujarnya kepada Sky Sports.

Alonso tercatat telah memberikan 11 debut, termasuk dua pada laga melawan Brentford. Mahdi Nicoll-Jazuli menjadi pemain berusia 16 tahun pertama yang tampil untuk Chelsea di Premier League, sementara Jordan Henderson, 36, menjalani debut melawan mantan klubnya.

Dengan jeda internasional yang panjang di depan mata, Chelsea punya waktu tiga pekan untuk merenungkan kekalahan terbaru ini sebelum kembali berlaga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index