Kenali Tujuh Ciri Fisik Ikan Cupang Betina dengan Mudah

Kenali Tujuh Ciri Fisik Ikan Cupang Betina dengan Mudah
Ilustrasi Ikan Cupang Betina.

JAKARTA - Ikan cupang jantan dan betina sepintas tampak serupa, utamanya pada varian dengan corak warna dan bentuk sirip tertentu.

Indikasi ikan cupang betina bisa dikenali lewat struktur tubuh, ukuran sirip, sampai adanya bintik putih atau egg spot di area bawah tubuh.

Kendati demikian, satu tanda fisik saja belum cukup untuk memastikan jenis kelaminnya sebab beberapa karakteristik bisa tampak mirip pada cupang jantan.

Guna membedakannya secara lebih akurat, amat disarankan untuk mencermati beberapa tanda secara serentak.

Sirip yang lebih pendek, postur tubuh cenderung membulat, serta egg spot yang tampak nyata menjadi beberapa indikator paling handal dalam mengenali cupang betina.

Berikut ini rincian tujuh ciri ikan cupang betina yang gampang dikenali berdasarkan acuan laman Betta Fish:

Memiliki egg spot Indikator paling kuat terletak pada keberadaan egg spot atau ovipositor, yakni titik mungil berwarna putih atau krem di bagian bawah tubuhnya.

Posisi titik ini berada di antara sirip perut dan sirip anal.

Egg spot yang terlihat nyata menjadi tanda sahih bahwa cupang tersebut berjenis kelamin betina.

Namun, tanda ini terkadang belum muncul pada ikan yang masih berumur muda atau tengah mendapati stres.

Sirip cenderung lebih pendek Cupang betina umumnya mempunyai ukuran sirip yang lebih pendek serta kompak jika disandingkan dengan cupang jantan.

Bentuk siripnya pun cenderung lebih membulat.

Meski begitu, panjang sirip tetap perlu dicermati bersama indikator lain karena cupang jantan dari jenis plakat juga mempunyai sirip pendek sehingga sepintas menyerupai betina.

Bentuk tubuh lebih membulat Bagian perut cupang betina biasanya nampak lebih lebar atau membulat, khususnya saat tengah membawa telur.

Sebaliknya, cupang jantan lazimnya memiliki bentuk fisik yang jauh lebih ramping.

Walau demikian, ukuran tubuh tidak bisa dijadikan patokan mutlak karena pertumbuhan ikan turut dipengaruhi faktor genetik serta pola pakan sehari-hari.

Memiliki janggut yang lebih kecil Janggut merupakan selaput gelap yang terletak di bawah penutup insang ikan.

Pada cupang jantan, bagian tersebut umumnya berukuran lebih besar dan tampak menonjol saat ikan sedang mengembangkan insangnya.

Sementara itu, cupang betina juga memiliki janggut, tetapi ukurannya jauh lebih kecil dan kerap tertutup oleh penutup insangnya.

Dapat menunjukkan breeding bars Cupang betina yang sudah siap memasuki masa kawin dapat menampilkan garis-garis vertikal dengan gradasi terang dan gelap di tubuhnya.

Pola khas ini dinamakan sebagai breeding bars.

Pola tersebut tentu berbeda dari stress stripes yang arahnya horizontal serta bisa muncul pada cupang jantan maupun betina.

Warna bukan patokan utama Corak warna tubuh tidak bisa dipakai sebagai penentu utama jenis kelamin ikan.

Cupang betina nyatanya juga dapat mempunyai warna yang cerah, sementara cupang jantan tidak selamanya tampil dengan warna yang mencolok.

Faktor genetika, umur, kondisi kesehatan, serta tingkat stres sangat memengaruhi tampilan warna pada ikan.

Tingkat agresivitas beragam Cupang betina tetap berpotensi menampilkan tabiat agresif, terutama saat mempertahankan wilayah kekuasaannya atau ketika berada di lingkungan yang kurang ideal.

Oleh sebab itu, sifat agresif bukanlah penanda mutlak milik cupang jantan semata.

Demikian ragam indikasi untuk mengenali ikan cupang betina.

Sumber acuan yang digunakan menerangkan bahwa proses identifikasi jenis kelamin sebaiknya melibatkan setidaknya dua ciri kuat secara bersamaan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index