Jumlah Penumpang Kereta Api Sumatera Naik 11,35 Persen Semester 1 2026

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:41:02 WIB
Suasana Stasiun Medan, Sumatera Utara.

JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara sektor transportasi rel, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, membukukan volume angkutan penumpang sebanyak 3,82 juta pelanggan di Pulau Sumatera sepanjang periode semester 1 2026.

Pencapaian kinerja operasional tersebut mencerminkan adanya pertumbuhan sebesar 11,35 persen jika disandingkan dengan perolehan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Sepanjang Semester I-2026, KAI melayani 3.818.770 pelanggan pada layanan KA jarak jauh dan lokal di empat divisi regional atau divre di Sumatera," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Manajemen perseroan menyampaikan bahwa akumulasi angka pergerakan penumpang tersebut melompat naik 11,35 persen dari catatan semester awal tahun 2025 yang kala itu hanya menyentuh 3.429.603 pelanggan.

Tingginya kurva pertumbuhan mobilitas ini membuktikan betapa masifnya ketergantungan serta kebutuhan warga terhadap moda transportasi massal berbasis rel di seantero wilayah Sumatera.

Menurut penilaian manajemen, angkutan kereta api kini telah menjelma menjadi penopang utama rutinitas harian warga, mulai dari urusan pekerjaan, akses pendidikan, kegiatan niaga, urusan keluarga, hingga aktivitas wisata.

"Setiap wilayah memiliki karakter perjalanan yang berbeda dan seluruhnya perlu dilayani dengan mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan,” ujar Anne.

Tren penguatan okupansi ini terpantau merata di segenap Divisi Regional (Divre) KAI yang beroperasi di Sumatera. Unit Divre 1 Sumatera Utara sukses mengangkut 1.390.985 penumpang, terdongkrak 4,7 persen dari basis semester 1 2025 yang sebesar 1.328.370 orang.

Selanjutnya, performa Divre 2 Sumatera Barat melesat ke angka 1.142.466 pengguna, atau melonjak 17,6 persen dari basis awal 971.845 pelanggan. Capaian persentase ini menempatkannya sebagai pertumbuhan tertinggi di Sumatera.

Sementara itu, wilayah operasi Divre 3 Palembang melayani sebanyak 603.967 penumpang, menguat 10,8 persen dari posisi 545.326 orang. Divre 4 Tanjungkarang menjaring 681.352 pelanggan, terangkat 16,7 persen dari 584.062 pengguna.

Kenaikan volume di seluruh area kerja ini memvalidasi bahwa angkutan rel dinilai sangat andal dalam mengakomodasi ragam corak geografis serta roda ekonomi penduduk setempat. Di area Sumatera Utara, armada kereta api menjadi andalan komuter antarkota menuju pusat kota Medan.

Beralih ke wilayah Sumatera Barat, sarana transportasi rel ini bertindak sebagai urat nadi perjalanan masyarakat menuju jantung Kota Padang, klaster edukasi, pasar, akses ke Bandara Internasional Minangkabau, hingga objek wisata pesisir.

Sedangkan untuk koridor Divre 3 Palembang serta Divre 4 Tanjungkarang, keberadaan jaringan rel difungsikan sebagai penghubung utama pergerakan komuter antarwilayah perkotaan di bagian Sumatera bagian selatan.

“Data setiap divre memperlihatkan bahwa kereta api mempunyai fungsi yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Ada pelanggan yang menggunakannya setiap hari, ada yang bepergian antarkota, dan ada pula yang memilih kereta api untuk menikmati perjalanan bersama keluarga,” ujar Anne pula.

Sebagai informasi, seluruh manajemen operasional KAI di pulau ini terbagi ke dalam empat wilayah pembagian administratif resmi, yakni Divre 1, Divre 2, Divre 3, dan Divre 4.

Dalam operasionalnya pada sejumlah rute, layanan kereta api ini efektif membuka akses langsung ke kawasan birokrasi, niaga, lembaga sekolah, universitas, pusat medis, hingga pelabuhan udara guna menjamin efisiensi mobilitas sosial ekonomi masyarakat.

Terkini