Carapaz Sabet Etape 18 Tour de France 2026 Lewat Aksi Solo Run

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:51:31 WIB
Richard Carapaz. [Foto: via cannondale.com]

JAKARTA – Pembalap tim EF Education-EasyPost, Richard Carapaz, sukses mengamankan kemenangan pada etape ke-18 Tour de France 2026 berkat aksi serangan tunggal di tanjakan pamungkas menuju Orcières-Merlette, Prancis, Kamis (23/7/2026).

Capaian ini menandai kemenangan etape kedua bagi Carapaz sepanjang keikutsertaannya di Tour de France, sekaligus membawanya masuk ke 10 besar klasemen umum usai memetik keunggulan waktu dari grup breakaway.

"Ini hari yang istimewa. Kami sudah beberapa kali mencoba menang dari breakaway, tetapi belum berhasil. Hari ini etapenya sangat berat dan tanjakan terakhir sangat sesuai dengan karakter saya. Saya menunggu momen yang tepat untuk menyerang dan akhirnya bisa menikmati kemenangan," kata Carapaz dikutip dari laman Tour de France.

Pembalap berkebangsaan Ekuador itu melintasi garis finis paling depan dengan keunggulan 45 detik dari Mauro Schmid (Jayco AlUla), sementara posisi ketiga ditempati Matteo Jorgenson (Visma-Lease a Bike).

Etape medan pegunungan dengan total elevasi mencapai 3.900 meter tersebut disajikan dalam tempo tinggi sejak kilometer awal.

Sengitnya persaingan pembentukan grup breakaway akhirnya meloloskan 14 pembalap dari rombongan peloton, yang di dalamnya termasuk Carapaz, Jorgenson, Mauro Schmid, Valentin Paret-Peintre, Egan Bernal, hingga Mads Pedersen.

Paret-Peintre menyapu poin maksimal di beberapa titik tanjakan demi memanaskan persaingan raja tanjakan (King of the Mountains/KOM). Di sisi lain, Pedersen memenangi sprint perantara di Corps untuk makin memperkokoh dominasinya dalam perburuan jersi hijau.

Saat balapan menyisakan 50 kilometer, rombongan terdepan mulai terbelah usai Jorgenson berulang kali menaikkan ritme kecepatan. 

Carapaz selalu mampu merespons akselerasi tersebut hingga tersisa enam pembalap yang memasuki tanjakan akhir menuju Orcières-Merlette secara bersamaan.

Jorgenson kembali melancarkan gempuran ketika balapan menyisakan lima kilometer lagi. Namun, Carapaz membalasnya dengan akselerasi tajam pada empat kilometer jelang finis, lalu kembali memicu kecepatannya pada tiga kilometer terakhir.

Serangan beruntun itu gagal diantisipasi oleh lawan-lawannya. Carapaz terus melesat hingga mengunci garis finis sendirian untuk memastikan podium tertinggi etape tersebut.

Adapun barisan kandidat juara umum mengakhiri balapan secara bersamaan dalam kelompok utama. Di lini lain, Tadej Pogacar mesti kehilangan satu kompatriotnya usai Brandon McNulty terpaksa menyudahi balapan akibat penurunan kondisi fisik.

Carapaz menyebut hasil manis ini merupakan buah dari kegigihan seluruh skuadnya yang tak henti mengejar kemenangan etape sepanjang tiga pekan penyelenggaraan Tour de France.

"Semakin sulit memenangkan etape di Tour setiap tahunnya. Kami datang dengan tujuan yang jelas dan mengetahui kekuatan kami. Selama tiga pekan kami mengejar kemenangan ini dan akhirnya berhasil. Kami sangat bahagia," ujar Carapaz.

Terkini