DNET Peroleh Fasilitas Kredit Rp2 Triliun Tanpa Agunan dari BTPN

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:19:33 WIB
Ilustrasi Gerai Milik PT Indoritel Makmur Internasional Tbk.

JAKARTA - Entitas usaha Grup Salim, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET), berhasil mendapatkan fasilitas kredit bergulir (revolving credit facility) bernilai Rp2 triliun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN).

Pinjaman dana jumbo tersebut rencananya bakal dialokasikan guna menopang beragam kebutuhan korporasi, mulai dari pemenuhan modal kerja hingga pendanaan belanja investasi di lingkungan internal grup.

Corporate Secretary DNET Kiki Yanto Gunawan menyampaikan bahwa pihak perseroan secara resmi telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit Nomor 20 bersama Bank BTPN pada 23 Juli 2026.

"Fasilitas kredit digunakan untuk membiayai tujuan korporasi Perseroan secara umum, termasuk namun tidak terbatas pada modal kerja, belanja modal pada lingkup Grup Perseroan dari waktu ke waktu, serta investasi mendatang pada lingkup Grup Perseroan," ujar Kiki dalam keterbukaan informasi, Jumat (24/7/2026).

Sesuai kesepakatan dalam perjanjian tersebut, DNET memperoleh tenggat waktu pinjaman (tenor) selama 12 bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan dokumen resmi.

Skema tingkat suku bunga yang diterapkan berjenis mengambang (floating rate), yaitu sebesar IDR Cost of Fund (COF) yang ditambah dengan margin sebesar 0,75 persen per tahun.

Pinjaman dari Bank BTPN ini disalurkan dengan skema clean facility, sehingga DNET sama sekali tidak dibebani kewajiban untuk menyerahkan aset sebagai bentuk agunan atau jaminan.

Kiki menegaskan bahwa perolehan pinjaman ini tidak memberikan dampak material yang negatif terhadap operasional ataupun kelangsungan bisnis DNET, selain dari kewajiban rutin pembayaran bunga dan pokok pinjaman.

"Tidak terdapat dampak material dari kejadian, informasi, atau fakta material tersebut terhadap kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan, selain kewajiban Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga dan pokok pinjaman sesuai dengan Perjanjian Fasilitas Kredit," ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, DNET merupakan salah satu lengan investasi Grup Salim yang fokus menggarap lini bisnis di bidang ritel, penyediaan infrastruktur digital, hingga teknologi.

Terkini