Bahaya Bilang Tidak Punya Uang ke Anak dan Solusi dari Psikolog

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:56:31 WIB
Ilustrasi Bilang Tidak Punya Uang ke Anak

JAKARTA - Orang tua kerap kali spontan mengucapkan kalimat "tidak punya uang" atau "kami tidak mampu beli" saat merespons rengekan anak yang meminta dibelikan sesuatu.

Kalimat tersebut kerap dijadikan cara tercepat untuk menghentikan rengekan, tetapi menurut pakar psikologi, respons tersebut sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan.

Respons tersebut dapat membentuk kecemasan serta cara pandang anak terhadap kondisi finansial keluarga, alih-alih memahami pertimbangan skala prioritas.

Merujuk pada American Psychological Association (APA), pemahaman anak mengenai konsep uang telah terbentuk sejak dini jauh sebelum mereka memasuki usia dewasa.

Saat mendengarkan kalimat tersebut secara berulang, anak-anak dapat secara harfiah menganggap kondisi ekonomi keluarga mereka berada dalam bahaya.

Sebagai gantinya, psikolog menyarankan orang tua menyampaikan kalimat "saat ini uangnya untuk kebutuhan yang lain" guna mengajarkan prioritas pengeluaran.

Alternatif kedua adalah menyampaikan "kami perlu menabung dulu, ya" untuk melatih kedisiplinan menunda kesenangan (delayed gratification) demi tujuan yang lebih besar.

Orang tua juga dapat mengarahkan anak dengan kalimat "masukkan ke daftar kado ulang tahunmu" untuk mengakui keinginan mereka tanpa harus langsung memenuhinya saat itu juga.

Terkini